DKI Lelang Jabatan Deputi Gubernur

Meilikhah    •    Kamis, 07 May 2015 15:41 WIB
pemprov dki
DKI Lelang Jabatan Deputi Gubernur
Saefullah di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis 21 Agustus 2014. Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka seleksi bagi PNS di seluruh Indonesia, untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi madya dan pimpinan tinggi pratama. Seleksi terbuka tersebut dimulai besok, Jumat 8 Mei.

"Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, seleksi terbuka ini untuk menduduki jabatan eselon I B atau sebutannya deputi gubernur bidang tata ruang dan lingkungan hidup. Terbuka bagi PNS seluruh Indonesia," kata Sekda Pemprov DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2015).

Menurutnya, pembukaan seleksi eselon I sudah dipublikasi dapat diakses melalui jakgov.jakarta.go.id. Syarat calon deputi gubernur di antaranya berusia maksimal 57 tahun per 31 Mei 2015, pangkat minimal 4 C dan pendidikan diwajibkan tingkat magister dengan jurusan teknik, arsitek atau perencanaan kota.

"Rangkaian tes akan dilalui dalam lima tahap dan pengumuman final akan dilakukan pada 15 Juni mendatang," jelas Saefullah.

Untuk seleksi pejabat eselon II hanya diikuti oleh PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Yang dipilih hanya 30 orang. Namun, orang-orang terpilih takkan langsung mendapat jabatan.

Mereka baru akan digunakan jika ada jabatan kosong. Mereka pun dibebaskan menjalankan profesi sebelumnya jika belum ada arahan dari gubernur DKI Jakarta untuk mengisi salah satu jabatan.

"Jadi stok pejabat eselon II yang kosong diambil dari stok yang ada. Nanti gubernur kalau perlu kepala dinas kosong tinggal ambil di 'gudang'. Mana yang sesuai, beliau yang tentukan," katanya.

Setelah deputi gubernur tata ruang dan lingkungan hidup terpilih, jabatan itu kemudian akan dimintakan persetujuannya ke presiden melalui Kementerian Dalam Negeri.


(TRK)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

19 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA