Revisi Target, ADM Optimistis Share Ekspor 15%

Husen Miftahudin    •    Kamis, 07 May 2015 16:40 WIB
astra international
Revisi Target, ADM Optimistis <i>Share</i> Ekspor 15%
Ilustrasi penjualan (Foto: MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pertumbuhan ekonomi yang melesu membuat daya beli masyarakat terhadap kendaraan bermotor juga ikut merosot. Melihat kondisi tersebut, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merevisi target penjualan nasional menjadi 1,1 juta unit dari target sebelumnya sebesar 1,2 juta unit.

Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra mengungkapkan, revisi target penjualan tersebut membuat pihaknya juga ikut menurunkan target penjualan mereka. Meski begitu, ia tetap optimistis dapat meraup pangsa pasar ekspor sebesar 15 persen.

"Kami mengikuti Gaikindo sebagai induk organisasi. Kalau Gaikindo merevisi market, tentu saja kami menghitung kembali. Tapi, pada prinsipnya kami ingin mencapai market share (ekspor) yang sama pada tahun lalu, yakni sekitar 15 persen," kata Amelia, dalam konferensi pers pencapaian produksi ke 4 juta unit PT ADM di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (7/5/2015).

Ia menjelaskan, pihaknya akan melonggarkan sistem kerja mereka dengan tidak adanya lembur dalam produksi dan penjualan kendaraan mereka. Tetapi, aku dia, pihaknya akan tetap melakukan dua shift kerja sama seperti sebelumnya.

"Pada prinsipnya, kami ADM masih tetap bekerja dalam dua shift meskipun perekenomian secara umum kurang menggembirakan termasuk di bisnis otomotif. Kalau dulu kami bekerja over capacity dengan melakukan lembur, sekarang kami tidak lakukan lembur," pungkas Amelia.

Sebelumnya, Ketua Umum Gaikindo Sudirman M Rusdi mengutarakan bahwa revisi proyeksi penjualan kendaraan bermotor tersebut karena daya beli masyarakat Indonesia saat ini sedang mengalami penurunan. Hal ini yang menyebabkan lambatnya pertumbuhan ekonomi.

"Kami perkirakan turunnya antara 15-20 persen. Indikasinya karena daya beli yang turun karena perlambatan ekonomi di kuartal pertama turun 15,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu," papar Sudirman beberapa waktu lalu.



(ABD)