Dahsyatnya Pengaruh Minyak Lemahkan Ekonomi Dunia

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 07 May 2015 16:56 WIB
minyak
Dahsyatnya Pengaruh Minyak Lemahkan Ekonomi Dunia
Menkeu (ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah negara di dunia merasakan dampak buruk dari melemahnya harga minyak di dunia. Bahkan, pelemahan tersebut memiliki efek domino terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini yang juta terjadi pada perekonomian Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, di hadapan para pemangku kebijakan keuangan dunia mengatakan, perlambatan ini juga dialami Indonesia di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mampu tercatat 4,71 persen pada kuartal I-2015.

Dia menyebutkan, Tiongkok saja pada kuartal I-2015 pertumbuhannya turun tujuh persen, Inggris menurun dua persen dibanding periode yang sama. Korea turun dari 3,4 persen menjadi 2,4 persen, dan Singapura hanya 2,1 persen dari sebelumnya sekitar empat persen lebih.

"Cukup jelas negara di dunia terkena dampak dari melemahnya harga minyak dunia. Hanya AS yang berfikir pelemahan minyak itu baik," kata Bambang, dalam acara IFF Asia Summit, di Ballroom Hotel Ritz Carlton PP, SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2015).

Namun, menurutnya AS itu hanya memikirkan dampak positif pelemahan minyak dunia untuk keuntungan negaranya hanya untuk jangka pendek saja, namun mereka tidak mengambil reaksi untuk jangka menengah dan panjang.

Bambang mengatakan, dengan rendahnya harga minyak akan menyentil harga-harga komoditas sehingga mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi negara pengandal komoditas, salah satunya Indonesia. 

Oleh karena itu, lanjut dia, Indonesia harus mempertimbangkan menggunakan sumber-sumber pendorong ekonomi lainnya. Apalagi ditaksir, harga minyak belum akan bangkit dalam waktu dekat. Menurut dia butuh waktu 1,5 tahun atau lebih, harga minyak kembali pada level USD80-USD90. Bahkan untuk merangkak naik USD1 saja terlalu berat.

"Kalau minyak begini terus, tidak ada rebound juga untuk harga komoditas. Petani karet menderita, minyak digunakan untuk produksi karet sintetis, karena minyak rendah permintaan untuk karet juga berkurang, mereka mengalami kerugian," tutupnya.


(ABD)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

14 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA