JK Minta Kisruh Golkar tak Dibawa ke MA

Anshar Dwi Wibowo, Dheri Agriesta    •    Kamis, 07 May 2015 17:32 WIB
partai golkar
JK Minta Kisruh Golkar tak Dibawa ke MA
Wapres Jusuf Kalla.ANT/Andhika Wahyu

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta kedua kubu Partai Golkar yang bersengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mematuhi putusan pengadilan. Dia mengimbau pihak yang kalah tidak melanjutkan upaya hukum ke Mahkamah Agung (MA).

"Kalau nanti dipastikan, siapa pun yang kalah, pasti tidak ke MA karena pasti memperlambat tempo," kata JK dalam video conference terkait acara Gebyar Perizinan Gratis Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Sulawesi Selatan di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

JK berharap, sengketa hukum kepengurusan Partai Golkar cepat selesai. Berbagai upaya juga akan ditempuh agar calon dari Golkar bisa mengikuti pemilihan kepala daerah yang sedianya dilangsungkan serentak pada Desember 2015.

"Nanti saya usulkan pencalonan pilkada tetap jalan, kalau perlu ditandatangani berdua, biar sah. Tapi ya kita usahakanlah," tutur JK.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sulsel M. Roem yang juga Wakil Ketua DPD I Golkar meminta arahan JK terkait perkara yang membelit partai berlambang pohong beringin. Pasalnya, banyak anggota atau kader yang dicalonkan dalam pilkada merasa gelisah. Menurut dia, hal itu tidak hanya terjadi di Sulsel.

"Ini membutuhkan suatu terobosan dari pak Wapres pada Golkar. Kalau tidak, akan dikutuk mereka yang berseteru oleh kader Golkar kalau sampai Golkar tidak ikut pilkada," ungkap Roem.


(ICH)