8 Tempat di Dunia yang Harus Dikunjungi Sebelum Punah

Torie Natalova    •    Kamis, 07 May 2015 18:26 WIB
wisata
8 Tempat di Dunia yang Harus Dikunjungi Sebelum Punah
Venice, Italia. (Foto:milliwall.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda pasti memiliki keinginan untuk mendatangi sejumlah negara atau tempat yang memiliki keindahan alam dan daya tarik tersendiri bagi Anda. Berikut kami ulas tentang delapan tempat di berbagai belahan dunia yang wajib Anda kunjungi sebelum terlambat.

Tempat-tempat ini mungkin akan hilang dalam peta bumi karena ancaman perubahan iklim juga bencana dalam beberapa dekade ke depan. Jika salah satunya masuk dalam keinginan Anda, maka segera siapkan tiket untuk terbang ke sana.

1. The Seychelles 

The Seychelles archipelago adalah sekelompok dari 115 pulau di Samudera Hindia. Hamparan pasir putih, batu topas, dan bukit hijau merupakan pemandangan umum di pulau ini. Pulau tropis ini tergolong unik, karena 45 pulau terbentuk dari batu granit.

Namun, naiknya permukaan air laut dan eoris pantai yang merusak terumbu karang mengancam pulau ini. Beberapa ilmuwan melihat seluruh pulau akan terendam dalam 50-100 tahun mendatang.


(The Seychelles/foto:goista.com)

2. Antartika
Antartika adalah tempat paling spektakuler untuk dikunjungi di bumi ini. Hamparan gunung es yang megah menjadi daya tarik paling indah di sini. Sayangnya, para ilmuwan memperingatkan bahwa benua es ini akan mencair, meski dalam kurun waktu yang sangat lama untuk seluruhnya mencair.

3. Gletser Athabasa, Kanada
Athabasa adalah gletser yang paling banyak dikunjungi di Amerika Utara. Es yang jatuh dari ladang es di Colombia, ladang es terbesar di Canadian Rockies tersebut menjadi pemandangan indah tempat ini.

Sayang, gletser itu sendiri telah mencair selama 125 tahun dengan bagian ujung selatan yang sudah surut sekitar 1 mil. Para ahli mengatakan, gletser itu meleleh dengan cepat. Jika terus begini, maka gletser ini bisa menghilang dalam satu generasi.


(Glacier Athabasa/foto:tripadvisor.com)

4. Taj Mahal, India
Taj Mahal adalah daya tarik wisatawan di India. Bangunan ini dibangun pada abad ke-17 oleh Kaisar Shah Jahan sebagai bentuk kenangan kepada istrinya. Namun, saat ini Taj Mahal kehilangan 3 juta pengunjungnya dalam setahun.

Polusi udara, banyaknya kaki yang menginjak lantai Taj Mahal, telah mengikis bangunan itu dari dalam maupun luarnya. Bangunan itu menjadi kotor karena tingginya polusi di sana. Sebaiknya Anda segera bergegas ke bangunan yang masuk dalam 7 keajaiban dunia itu sebelum benar-benar ditutup.

5. Venice, Italia
Venice digambarkan sebagai salah satu tempat paling romantis di dunia. Dikenal dengan kemegahan kotanya, seafood yang nikmat dan sungai-sungai yang indah. Namun, Venice perlahan-lahan mulai tenggelam karena meningkatnya ketinggian banjir di kota ini setiap tahunnya.

6. Oahu, Hawaii
Oahu dikenal sebagai pusat dari alam semesta Hawaii. Oahu miliki semua daya tarik Honolulu. Setiap tahunnya, Oahu dikunjungi 4,5 juta wisatawan. Namun, Oahu juga dalam kondisi memprihatinkan. Garis pantai Oahu telah terkikis karena naiknya permukaan laut. Studi menemukan, 24 persen dari pantai Oahu telah menyempit secara signifikan atau hilang sama sekali.


(Laut Mati/foto:lifehack)

7. Laut Mati
Laut mati memiliki air yang paling asin di dunia. Ada yang mengatakan perairan ini kaya mineral. Selama 40 tahun terakhir, negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mati telah menyedot sejumlah besar air dari Sungai Yordan, karena laut adalah sumber air yang utama. 

Ini menyebabkan tingkat air di laut mati menyusut hingga sepertiga. Ilmuwan memprediksi Laut Mati bisa kering dalam kurun waktu 50 tahun.

8. Kepulauan Galapagos
Pulau ini terletak di Samudera Pasifik. Pulau ini memiliki banyak anjing laut dengan keindahan lautnya yang mempesona. Kepulauan Galapagos dalam kondisi bahaya karena degradasi ekonomi dan lingkungan. Pertumbuhan pariwisata di sini sangat besar sehingga mengancam ekosistem hewan dan tanaman. Kondisi lingkungan di sini lebih buruk dari 10 tahun yang lalu.


(LOV)