Sia-sia Indonesia Masuk OPEC Lagi

Gabriela Jessica Restiana Sihite    •    Kamis, 07 May 2015 18:42 WIB
opec
<i>Sia-sia Indonesia Masuk OPEC Lagi</i>
Ilustrasi -- FOTO: Antara/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim Reformasi Tata Kelola Migas (TRTKM) mengkritik pemerintah jika Indonesia masuk kembali ke organisasi negara pengekspor minyak atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC). Alasannya, OPEC merupakan organisasi negara pengekspor minyak, bukan termasuk pengekspor gas. Sementara Indonesia sudah menjadi nett importir minyak.

Anggota Tim Fahmy Radhi mengatakan hanya sebuah kesia-siaan bagi Indonesia jika kembali aktif di organisasi tersebut.

"Lifting minyak kita juga semakin turun. Apakah dengan kondisi itu kita masih bisa masuk OPEC? Itu tidak rasional karena enggak memenuhi persyaratan," ujarnya melalui sambungan telepon, di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Menurutnya, pemerintah tidak perlu masuk kembali ke OPEC untuk mempererat hubungan dengan negara-negara produsen minyak. Indonesia cukup menjalin hubungan secara bilateral dengan para anggota OPEC.

"Apa manfaat yang diperoleh Indonesia terutama di bidang ekspor? Bargaining power yang dimiliki OPEC untuk memengaruhi harga minyak juga tidak besar lagi karena sudah mengikuti harga pasar. Sepertinya akan sia-sia," cetusnya.


(AHL)