Kisruh Kemenpora vs PSSI

Besok, Kemenpora Jawab Surat FIFA

Alfa Mandalika    •    Kamis, 07 May 2015 19:17 WIB
pssi dibekukan
Besok, Kemenpora Jawab Surat FIFA
Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, saat mengunjuni redaksi Media Indonesia (Foto: MI/ANGGA YUNIAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Surat FIFA yang menyatakan bakal memberikan sanksi tegas kepada Indonesia jika tidak menyelesaikan masalah sampai 29 Mei mendatang bakal dijawab oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Pihak Kemenpora mengisyaratkan bakal menjelaskan secara detail perihal keputusan pembekuan PSSI.

Hal itu sudah dikonfirmasi oleh Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto. Gatot mengaku sudah menulis surat jawaban kepada FIFA.

"Tetap akan kami jawab, hari Jumat ini atau mundur sampai Senin. Kami akan beri gambaran yang total yang akan berbeda dengan yang dulu-dulu. Dulu surat kami hanya menggambarkan tentang penjelasan bahwa kami tidak ada maksud intervensi," ungkap Gatot di Gedung Kemenpora Senayan Jakarta, Kamis (7/5/2015).

"Kali ini, kami akan coba melebar, kami akan cerita poin-poin penting kenapa Kemenpora harus melakukan pembenahan sebagaimana yang ditemukan oleh tim sembilan," lanjutnya.

Kendati demikian, Gatot mengaku bahwa surat jawaban itu belum pasti didengarkan oleh FIFA. Jika FIFA tetap memberikan sanksi kepada Indonsia, Gatot menilai hal itu bukanlah sebuah kiamat untuk sepak bola Indonesia.

"Apakah surat itu bisa didengar oleh FIFA, kami tidak bisa memastikan, makanya tim akan diberangkatkan ke sana untuk menjelaskan kepada FIFA. Sekarang, apa yang terjadi jika sanksi diturunkan, itu memang tidak kami kehendaki. Tapi, seandainya itu terjadi, itu bukan kiamat bagi sepak bola Indonesia, ya memang kami harus melakukan pembenahan daripada kami harus menjaga tidak di sanksi, tapi ujung-ujungnya prestasi begitu-begitu saja," urainya.


(ACF)

Agus Pasrahkan Solusi soal Banjir ke Tim

Agus Pasrahkan Solusi soal Banjir ke Tim

55 minutes Ago

Agus menegaskan tidak bisa menjelaskan masalah teknis lebih detail. Karena hal itu, lanjut Agus…

BERITA LAINNYA