Presiden Harus Evaluasi Program Menteri Sebelum Reshuffle Kabinet

Surya Perkasa    •    Jumat, 08 May 2015 05:24 WIB
reshuffle kabinet
Presiden Harus Evaluasi Program Menteri Sebelum Reshuffle Kabinet
Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK--Antara/Yudhi Mahatma.

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana reshuffle Kabinet Kerja sangat kencang mengalir. Ketua DPP Hanura Rufinus Hotmaulana Hutauruk menilai apapun langkah yang diambil presiden, seluruh menteri harus dievaluasi.

"Ada reshufle atau tidak, harus ada assesment (penilaian). Harus dilakukan assesment menteri-menteri. Dilihat dari kondisi politik, sosial, ekonomi masyarakat," kata dia ketika dihubungi, Kamis (7/5/2015).

Jika presiden memilih untuk tidak mengganti jajarannya di Kabinet Kerja, Presiden harus melakukan perbaikan kinerja menteri.

Kalau Presiden Joko Widodo melakukan penilaian kinerja untuk memutuskan menteri pantas diganti atau tidak.

Anggota Komisi II DPR itu menilai banyak variabel yang dapat digunakan. Contohnya, kemampuan Menteri untuk menjalankan program sesuai dengan visi nawacita presiden.

"Misalnya Kementerian Desa. Mereka punya program dana desa, sampai sekarang belum jelas. Itu kan bisa jadi variabel untuk melihat kinerja seorang menteri," contoh dia.


(LDS)

Di Balik

Di Balik "Nuwun Sewu" Ahok kepada Anies

23 minutes Ago

Salam berbahasa Jawa ini merupakan idiom yang bisa berarti "permisi' atau "maaf&q…

BERITA LAINNYA