Diunggulkan Survei Cyrus, Ahok & Ridwan Diminta Tak Bangun Pencitraan

Wanda Indana    •    Jumat, 08 May 2015 07:37 WIB
basuki tjahaja purnama
Diunggulkan Survei Cyrus, Ahok & Ridwan Diminta Tak Bangun Pencitraan
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (kanan) dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: Antara/Widodo S)

Metrotvnews.com, Jakarta: Survei Cyrus Network yang menyebut Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dapat bersaing ketat dalam Pilkada DKI 2017 dinilai akan merusak kinerja kepala daerah tersebut. Sebab, keduanya akan fokus pada pencitraan untuk menarik perhatian masyarakat
 
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta, Selamat Nurdin mengatakan,
survei tersebut hanya membuat Ahok dan Ridwan sibuk pencitraan. Sebab, Pilkada DKI masih lama dan keduanya belum menunjukkan kinerja yang maksimal.
 
"Di Jakarta saja APBD baru beres, belum kerja tetapi sudah digadang-gadang buat pilkada. Terlalu dini, nanti lebih banyak pencitraan ketimbang kerjanya," kata pria yang akrab disapa Didin itu saat dihubungi, Kamis (7/5/2015).
 
Selamat mengakui masih ada sisi positif dari rilis survei terbaru itu. Hasil itu membuat Ahok dan Ridwan terpacu untuk menggencarkan pembangunan di masing-masing wilayah yang mereka pimpin. Namun terkait tingginya dukungan masyarakat, Ahok dan Ridwan diharap tidak terpengaruh.
 
"Silahkan keduanya bersaing dalam hal kinerja. Tapi jangan bersaing dalam hal pencitraan. Jangan sampai masyarakat Jakarta dan Bandung disuguhkan pencitraaan, bukan menikmati hasil pembangunan," ujarnya.
 
Seperti diketahui, survei yang dilakukan Cyrus menempatkan Ahok mengungguli dua pesaing utamanya. Ahok mendapatkan dukungan 35,5 persen, Tri Rismaharini 11,4 persen, dan Ridwan Kamil 10,4 persen. Survei Cyrus menggunakan metode multistage random sampling. Survei dilakukan dengan cara mewancarai responsen secara langsung, melibatkan 1000 responden warga DKI di 42 kecamatan.
 


(FZN)