Menko Sofyan Ajak Menaker & Pengusaha Bahas Jaminan Pensiun Pekerja

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 08 May 2015 11:06 WIB
bpjs ketenagakerjaan
Menko Sofyan Ajak Menaker & Pengusaha Bahas Jaminan Pensiun Pekerja
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (Foto: MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengajak Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri untuk menindaklanjuti pembahasan rencana pelaksanaan iuran pensiun Badan Penyelenggara Jaminan ‎Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang akan diterapkan 1 Juli 2015.

Selain Hanif, rapat ini juga dihadiri pejabat dari BPJS Ketenagakerjaan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Asosiasi Pengusaha Indonesia. Selain itu, terlihat pula Staf Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi dan berlangsung di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Hanif saat baru saja tiba mengatakan, rapat ini akan membahas mengenai dana pensiun bagi pekerja. Sayangnya. Hanif masih enggan menjelaskan lebih jauh apa saja yang akan didetailkan pada pertemuan tersebut.

"Ya, soal dana pensiun. Tapi saya belum tahu detailnya .Saya hanya memenuhi undangan Pak Menko. Nanti saja," ucapnya seraya langsung meninggalkan lobi Kemenko dan menuju ruang pertemuan, di Jakarta, Jumat (8/5/2015).

Seperti diberitakan sebelumnya, iuran jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan telah ditetapkan sebanyak delapan persen. Iuran ini ditanggung pengusaha sebanyak lima persen dan tiga persen ditanggung dari pekerja. Pelaksanaan iuran itu akan berlaku serentak mulai 1 Juli 2015.

Keputusan tersebut akan dituang‎kan dalam draft Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan dibawa ke Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia (Kemkumham) untuk menjadi aturan resmi.



(ABD)

Jakarta Kembali ke Titik Nol

Jakarta Kembali ke Titik Nol

5 hours Ago

Di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, bangunan liar permanen dan semipermanen kembal…

BERITA LAINNYA