Ubah Lahan Kuburan Jadi Perumahan, PNS Ini Jadi Tersangka Korupsi

Gana Buana    •    Jumat, 08 May 2015 11:35 WIB
korupsi lahan
Ubah Lahan Kuburan Jadi Perumahan, PNS Ini Jadi Tersangka Korupsi
Ilustrasi TPU (Foto: MI/Arya)

Metrotvnews.com, Bekasi: Kejaksaan Negeri Kota Bekasi menetapkan Camat Bantar Gebang, N, dan S, mantan lurah Bantar Gebang sebagai tersangka dugaan korupsi lahan tempat pemakaman umum (TPU) perumahan Bekasi Timur Regency tahun 2012. Keduanya diduga menyalahgunakan wewenangnya untuk mengubah peruntukan dokumen lahan pemakaman menjadi perumahan.
 
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bekasi, Ade Hermawan mengatakan, keduanya masih berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Kota Bekasi. Selain N dan S, Kejari Bekasi juga menjadik staf Bina Pemerintahan Kota Bekasi berinisial GT sebagai tersangka.
 
Ketiganya diduga bersengkongkol dalam pengadaan Surat Pelepasan Hak (SPH) atas tanah lahan TPU kepada pengembang. Dalam berkas yang ditemukan penyidik, lahan seluas 1,1 hektar senilai Rp 1,2 miliar itu awalnya diperuntukan sebagai TPU, namun kenyataannya digarap pengembang menjadi perumahan.
 
"Penetapan tersangka ini berdasarkan bukti dokumen dan keterangan saksi yang kami periksa," ujarnya.
 
Ade mengaku, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menetapkan tersangka lagi dalam kasus tersebut. Sebab penyidik masih memeriksa saksi-saksi termasuk pengembang BTR berinisial S.
 
Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat UU Korupsi No 31 Tahun 1999 tentang korupsi yang telah diubah No 20 Tahun 2001 dengan masa hukuman penjara di atas lima tahun penjara.


(FZN)