BI Tak Bisa Diintervensi!

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 08 May 2015 11:48 WIB
bank indonesia
 BI Tak Bisa Diintervensi!
Gubernur Bank Indonesia Agus Marto (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI)‎ menegaskan sekalipun BI melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia, tetapi tidak berarti BI dapat diintevensi. BI berkoordinasi dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Ini bukan artinya kami dapat diintervensi. Jujur, dalam pikiran pun saya tidak untuk dapat diintervensi. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah tapi akan independen‎. Itu tolong ditegaskan," tegas Gubernur BI Agus Martowardojo, di Gedung BI, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2015).

Agus menambahkan, BI sangat mengapresiasi beberapa reformasi struktural yang telah dilakukan oleh pemerintah seperti terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, melakukan penghapusan subsidi BBM, dan menghadirkan Pusat Pelayananan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat‎.

"Sebelumnya, 20 tahun tidak bisa pemerintah mereformasi BBM, itu sangat baik. PTSP, selama 15 tahun pelaksanaanya lemah sekali. Kemarin kementerian beri kewenangan BKPM. Reformasi struktural itu bagus sekali," terangnya.

Namun begitu, Agus sangat mengkhawatirkan pemberitaan yang menunjukan seolah-olah Indonesia dalam kondisi buruk dengan pertumbuhan ekonomi hanya 4,7 persen pada kuartal I-2015. Agus berpendapat bahwa hal itu terjadi lantaran pemerintah masih awal dalam menggenjot program infrastruktur.

Nilai tukar rupiah yang tertekan oleh dolar AS sendiri, lanjut Agus, dipengaruhi oleh kondisi sentimen global dan neraca transaksi berjalan yang hingga saat ini masih defisit. "Mohon maaf, kalau memang jelek saya bilang jelek. Mohon jangan dibuat seolah-olah Indonesia itu dalam dalam keadaan buruk. Kita di luar itu dipuji, dihormati, masa di dalam negeri seperti ini," pungkasnya.



(ABD)