Perekrut Mary Jane Akui Bagian dari Jaringan Narkoba Internasional

Fajar Nugraha    •    Jumat, 08 May 2015 13:42 WIB
eksekusi mati
Perekrut Mary Jane Akui Bagian dari Jaringan Narkoba Internasional
Perekrut Mary Jane Veloso ditahan polisi Filipina (Foto: ABS CBN News)

Metrotvnews.com, Manila: Maria Kristina Sergio yang merupakan perekrut dari  terpidana mati Mary Jane Veloso, mengakui bagian dari jaringan narkoba internasional.
 
Pihak berwenang Filipina sebelumnya mengeluarkan surat dakwaan setebal 19 halaman, tertanggal 7 Mei 2015. Selain Maria Kristina Sergio, perekrut lainnya Julius Lacanilao dihadapkan pada dakwaan perekrutan ilegal dalam skala besar.
 
Meskipun surat dakwaan itu menyertaikan laporan dari pihak lain, disebutkan pula modus dari pasangan itu untuk menggunakan modus rekrutmen ilegal sebagai alat untuk menyelundupkan narkoba. Modus ini yang berujung pada penangkapan Mary Jane  Veloso yang eksekusi matinya tertunda, untuk merampungkan proses hukum di Filipina.
 
Veloso sedianya akan dieksekusi mati, setelah kedapatan membawa 2,6 kilogram heroin ke Indonesia pada 2010.
 
Adapun surat dakwaan yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Filipina menyebutkan, "kedua tersangka mengaku terlibat dalam sindikat narkoba internasional yang bertanggungjawab atas dakwaan penyelundupan narkoba Mary Jane Veloso di Indonesia".
 
"Dipastikan, tersangka bersama dengan kaki tangannya, adalah bagian dari jaringan narkoba yang memberikan fasilitas keluar masuk narkoba di beberapa negara. Mereka menggunakan pekerja untuk beroperasi," lanjut surat dakwaan tersebut, seperti dikutip ABS-CBN News, Jumat (8/5/2015).
 
"Diketahui pula bahwa kedua tersangka berpartisipasi aktif dalam perdagangan narkoba. Modus operandi mereka adalah dengan melakukan perekrutan sosok yang membutuhkan pekerjaan," lanjut surat itu.
 
Dakwaan yang diarahkan kepada Maria Kristina Sergio dan Julius Lacanilao, didasarkan atas laporan Lorna Valino, Ana Marie Gonzales dan Jenalyn Paraiso. Tidak ada jaminan diberikan untuk mereka.



(FJR)