JK: TNI Bisa Jadi Sekjen KPK, dengan Syarat...

Dheri Agriesta    •    Jumat, 08 May 2015 14:22 WIB
kpk
JK: TNI Bisa Jadi Sekjen KPK, dengan Syarat...
Wapres Jusuf Kalla (MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla turut mengomentari wacana tentara menjadi Sekretaris Jenderal di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). JK menyebut, tentara bisa mengisi posisi tersebut.

"Itu bisa saja, tapi ada aturannya juga. Kalau sekjen (dari tentara) yang aktif tidak boleh," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2015).

Dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, kata JK, tentara aktif hanya boleh menduduki posisi di beberapa lembaga, seperti Kementerian Pertahanan dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

"Tapi, kalau dia sudah pensiun kemudian disipilkan ya boleh. Jadi, KPK juga termasuk bukan yang tentara aktif untuk masuk, itu UU mengatakan begitu," kata pria asal Makassar, itu.

Plt Pimpinan KPK menyebut kemungkinan TNI mengisi posisi Sekjen KPK. Namun, hal ini masih sebatas wacana. Saat ini, posisi Sekjen KPK masih dijabat Himawan Adinegoro yang dilantik pada 27 Oktober 2014. Himawan diketahui pernah menjadi pejabat di Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Moeldoko mengaku dimintai secara langsung KPK agar prajuritnya mengisi jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) di lembaga antikorupsi itu. Moeldoko menyatakan siap untuk menindaklanjuti permintaan tersebut.

"Tidak ada permintaan dari KPK agar anggota saya menjadi penyidik dalam KPK, namun yang saya tahu hanya untuk mengisi jabatan sekjen," kata Moeldoko kepada wartawan usai memberikan pengarahan kepada sejumlah prajurit TNI-Polri di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis 7 Mei.
 


(TII)