Pemeriksaan Mary Jane Ditunda

Indriyani Astuti    •    Jumat, 08 May 2015 16:47 WIB
eksekusi mati
Pemeriksaan Mary Jane Ditunda
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Tony Spontana---Ant/Izaac Mulyawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Filipina belum memberi kepastian ihwal tanggal pasti Mary Jane diperiksa sebagai saksi kasus sindikat perdagangan manusia. Hal ini mengganggu pelaksanaan eksekusi mati tahap selanjutnya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Tony Tribagus Spontana mengatakan rencana pemberian keterangan saksi Mary Jane dengan otoritas pemerintah Filipina dilakukan melalui sarana video conference. Rencana semula, pemberian keterangan dilakukan pada 8 dan 14 Mei.

"(Tapi) Tidak sesuai jadwal dan akan ditunda sampai semua surat secara resmi kita terima,” kata Tony di Gedung Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2015).

Tony menerangkan, pemberian kesaksian diprediksi tertutup. Sebab, Mary Jane merupakan terpidana mati.

Terpisah, Jaksa Agung H.M. Prasetyo memastikan pihaknya masih melakukan evaluasi eksekusi mati gelombang kedua yang sudah dilaksanakan pada 28 April lalu. Hingga saat ini evaluasi sedang berjalan dan belum sampai pada tahap kesimpulan.

Dijelaskan Prasetyo pelaksanaan eksekusi tahap selanjutnya masih tergantung proses hukum termasuk dari dua terpidana mati yang belum dieksekusi yakni Serge Atloui dan Mary Jane.

"Kita masih lakukan evaluasi. Seperti yang lalu proses hukum harus dituntaskan dulu baru nanti kita berpikir untuk menyelenggarakan eksekusi lagi," kata Prasetyo.

Sebelumnya, eksekusi mati terhadap sembilan terpidana mati dikabarkan sudah dilaksanakan pada Rabu 29 April dini hari. Namun, salah satu terpidana mati, yakni, Mary Jane Veloso asal Filipina ditunda sehingga eksekusi hanya dilakukan kepada delapan napi.

Informasi yang dihimpun Metro TV, penundaan ini lantaran pemerintah Filipina telah mengajukan permohonan langsung ke Indonesia. Hal ini terkait dengan penyerahan diri Maria Kristina Sergio yang merekrut Mary Jane kepada kepolisian Filipina.

Pemerintah Indonesia menghormati proses hukum yang dijalankan di Filipina. Pasalnya, Mary Jane akan dimintai testimoni terhadap Maria Kristina Sergio di persidangan.


(TII)

Kampanye Senyap Ahok-Djarot Bagian Strategi

Kampanye Senyap Ahok-Djarot Bagian Strategi

17 minutes Ago

Prasetio mengatakan, sebenarnya Ahok tetap mengunjungi warga yang sakit.

BERITA LAINNYA