Buka Tender Elpiji, ISC Harus Berjalan Sesuai Tata Kelola

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 08 May 2015 22:11 WIB
pertamina
Buka Tender Elpiji, ISC Harus Berjalan Sesuai Tata Kelola
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Noveradika

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mengatakan dugaan penyimpangan yang dilakukan PT Pertamina (Persero) melalui unit usahanya Integrated Suply Chain (ISC) dalam pelaksanaan tender LPG dan dimenangkan oleh Total dapat membuka peran mafia baru.

Menurut dia, Kementerian ESDM dan Pertamina dinilainya memiliki semangat reformasi dengan penunjukan direksi yang baru saat ini.

"Kalau memang mau memberantas mafia jangan sampai mengulang praktek mafia selama ini, coba ditunjukan konsistensi, jangan hanya slogan untuk menggantikan peran mafia lama dengan mafia baru," kata Marwan, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (8/5/2015).

Menurut dia, ISC yang dibentuk untuk mendatangkan keuntungan harus berjalan sesuai dengan tata kelola yang baik. Dengan kasus seperti ini justru mengisyaratkan seakan-akan ISC berperan sebagai mafia baru.

"Kalau ISC digadang-gadang untuk menjalankan fungsi korporasi dalam impor migas BBM secara transparan, lebih efisein, efektif, dan tidak KKN ya buktikan itu. Dan benar-benar memberikan tindakan tegas bila terjadi pelanggaran. Artinya, tantangan lebih besar dengan mengusung ISC lebih baik dari Petral," jelas dia.

Sementara itu, anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Effendi Simbolon mengaku tak heran jika terjadi praktik kecurangan dalam tender LPG oleh ISC-Pertamina. "Saya enggak heran lagi kalau permainan tender LPG ini dilakukan oleh Ari Soemarno Cs," ujarnya singkat.

Menurut dia, kelompok ini memiliki latar belakang berpikir sebagai seorang pedagang bukan lagi berkarakter ideologi untuk menyelamatkan sumber daya energi nasional. "Mereka-mereka ini berlatar belakang pedagang semua," ujarnya.

Seperti diketahui, pada 23 Februari 2015, unit usaha PT Pertamina (Persero) yakni Integrated Supply Chain (ISC) mengundang tender LPG yang terdiri atas Butane dan Propane untuk loading April 2015 dengan spot total 44.000 mt. Adapun ISC-Pertamina menunjuk Total sebagai pemenang tender yang jelas melakukan pricing untuk Maret yang seharusnya April 2015.


(AHL)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

12 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA