Ekuitas Citilink Positif dari Tambahan Modal Garuda Indonesia

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 09 May 2015 09:46 WIB
citilink
Ekuitas Citilink Positif dari Tambahan Modal Garuda Indonesia
CITILINK (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Metrotvnews.com, Jakarta: Maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia menyatakan laporan keuangan perusahaan yang menyangkut ekuitas sudah positif terhitung sejak 31 Maret 2015 dan pertumbuhan perusahaan juga semakin membaik di kuartal I-2015. Bahkan, sejak April 2015 sudah mampu meraih profit.

"Citilink berterima kasih dengan adanya penilaian  dari Kementerian Perhubungan soal laporan keuangan maskapai penerbangan. Namun, mengenai ekuitas negatif dan terancam dibekukan tidak benar," kata Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S Butarbutar, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu (9/5/2015).

Benny mengemukakan hal itu terkait dengan pemberitaan salah satu media massa yang mengutip pernyataan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan bahwa ekuitas Citilink minus 75 persen. "Ada kemungkinan besar yang disampaikan menhub kepada wartawan tersebut adalah laporan keuangan di (akhir) 2014 yang memang belum positif seluruhnya," kata Benny.

Ia menjelaskan, ekuitas yang positif karena ada aksi korporasi dari pemegang saham atau Garuda Indonesia berupa penambahan modal. Hal itu dilakukan guna melanjutkan ekspansi bisnis mengingat selama dua tahun terakhir secara operasional memberikan trend yang membaik. Terbukti sudah membukukan pendapatan positif pada kuartal I-2015.

Mengenai angka-angka yang lebih detail, Benny mengatakan, untuk lebih jelasnya harus menunggu hasil analis meeting bulanan dari pemegang saham. "Jika rapat analis meeting sudah memiliki seluruh data tentang kinerja perusahaan dan anak perusahaan, maka angka tersebut baru bisa dipublikasi oleh pihak Garuda Indonesia sendiri," tambah dia.

Lebih jauh Benny menyampaikan tentang pertumbuhan penumpang Citilink tiga tahun terakhir sebagai bukti pertumbuhan yang luar biasa. Terutama di kuartal I-2015 saat maskapai penerbangan mengalami masa paceklik tetapi Citilink bisa tumbuh.

Pada 2012 Citilink menerbangkan 2,8 juta penumpang. Setahun kemudian meningkat menjadi 5,4 juta penumpang dan di akhir 2014 mampu menerbangkan 7,6 juta penumpang. Tahun 2015 menargetkan 11,2 juta penumpang. Jumlah pesawat juga terus bertambah dari 9 pesawat di 2012 menjadi 34 pesawat di April 2015.


(ABD)