BI Keluarkan PBI Demi Tegakkan Kedaulatan Rupiah

Eko Nordiansyah    •    Sabtu, 09 May 2015 12:51 WIB
bank indonesia
BI Keluarkan PBI Demi Tegakkan Kedaulatan Rupiah
Peraturan Bank Indonesia tentang Penggunaan Rupiah (Foto: MI/Grafik)

Metrotvnews.com, Bandung: Pertimbangan Bank Indonesia (BI) menerbikan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI) adalah untuk menegakan rupiah di Tanah Air.

Deputi Direktur Departemen Hukum BI Bambang Sutardi Putra mengatakan, di daerah perbatasan masih banyak digunakan mata uang negara lain. Sementara di pusat, beberapa BUMN, bandara, dan pelabuhan juga masih menggunakan valuta asing (valas).

"Harusnya sadar (rupiah) digunakan, tapi kenyataan tidak seperti itu. Kita ingin lebih menegakan kedaulatan rupiah di NKRI. Salah satu simbol kedaulatan kita ini rupiah," ujarnya, di Hotel Sheraton, Bandung, Sabtu (9/5/2015).

Selain itu, menurut Bambang, penerbitan aturan PBI tentang kewajiban penggunaan rupiah tadi juga didasarkan pada Undang-Undang BI yang telah ada sebelumnya. "(PBI) laksanakan UU BI maupun UU mata uang no 7/2011 tentang mata uang dan BI. Bahwa kita harus membuat ketentuan pelaksanaan kewajiban pengunaan rupiah," terang dia.

Dirinya juga berharap, dengan penggunaan rupiah, kepercayaan masyarakat Indonesia pada rupiah meningkat, kemudian akan diikuti kepercayaan internasional. Selanjutnya, penggunaan rupiah akan berdampak ke perekonomian Indonesia dengan menjaga kestabilan nilai rupiah.

"Jadi, kalau rupiah fluktuasi, tekanan dari dolar akan lebih kuat. Tapi kalo pakai rupiah akan lebih ringan," pungkasnya.


(ABD)