Jaga Kesehatan Perbankan, BI Gunakan Pengaturan Makro

Eko Nordiansyah    •    Sabtu, 09 May 2015 18:31 WIB
bank indonesia
Jaga Kesehatan Perbankan, BI Gunakan Pengaturan Makro
Bank Indonesia (Foto: MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Bandung: Bank Indonesia (BI) mengungkapkan jika tugas BI selaku bank sentral Indonesia adalah menjaga kesehatan perbankan secara industri, bukan secara individu bank. Hal ini dilakukan sejalan dengan fungsi dan tugas BI yang tertuang di dalam peraturan perundang-undangan.

"BI tidak mengawasi atau menjaga kesehatan secara individu bank tapi melihat secara industri," ungkap Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Yati Kurniati, di Hotel Sheraton, Bandung, Sabtu (9/5/2015).

Namun demikian, sejauh ini Yati melihat bila sistem keuangan di Indonesia khususnya pada industri perbankan cenderung membaik meski sempat terjadi penurunan "Kalau kita lihat sistem keuangan kita terutama perbankan, kalau lihat kinerja perbankan sekarang ini untuk likuiditasnya cenderung membaik. Meskipun sedikit menurun pada Maret," jelas dia.

Yati mengaku bahwa BI terus mewaspadai pergerakan industri perbankan di Indonesia. BI menggunakan pengaturan secara makro dalam mengawasi industri perbankan. Pertama, memperkuat ketahanan permodalan dan mencegah leverage yang berlebihan. 

Kedua, mengelola fungsi intermediasi dan mengendalikan risiko kredit, likuiditas, risiko nilai tukar, dan risiko suku bunga, serta risiko lainnya yang berpotensi menjadi risiko sistemik. Ketiga, membatasi konsentrasi eksposur. Keempat, memperkuat ketahanan infrastruktur keuangan. Kelima, meningkatkan efisiensi sistem keuangan dan akses keuangan.


(ABD)