Dituding Sering Ugal-ugalan, Ini Kata Sopir Kopaja

Damar Iradat    •    Sabtu, 09 May 2015 18:32 WIB
angkutan umum
Dituding Sering Ugal-ugalan, Ini Kata Sopir Kopaja
Kopaja di Terminal Blok M----Metrotvnews.com/Damar

Metrotvnews.com, Jakarta: Gaya menyetir ala koboy atau ugal-ugalan sopir Kopaja mini kerap membahayakan penumpang dan pengendara lainnya. Namun, sopir Kopaja tak merasa berlaku ugal-ugalan.

"Ugal-ugalan seperti apa? Sekarang mana bisa begitu, tiap hari macet terus. Kami saja selalu jadi kambing hitam," kata Dian Purba, 65, sopir Kopaja P-19 jurusan Blok M-Manggarai kepada Metrotvnews.com, Sabtu, (9/5/2015).

Diketahui seorang pengendara sepeda motor tewas usai ditabrak Kopaja P-20 jurusan Lebak Bulus- Senen di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 4 Mei.

Gaya ugal-ugalan ini menjadi sorotan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Ahok sapaan Basuki berencana menghilangkan bus Kopaja mini dan menggantinya dengan bus baru.

Soal pergantian itu, Dian mengaku tak setuju. Lagi pula, kata dia, penumpang tak pernah mengeluhkan kondisi mobil mereka.

"Keberatan lah, pemilik juga tidak setuju. Lagipula, mau diganti mobil seperti apa?"

"Yang saya dengar mau dikasih mobil baru, katanya Toyota, tapi (mobil itu) rewel, perawatannya mahal. Kalau diganti sih bagusnya dapet yang bagus," tegas dia.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sempat berujar akan menghapuskan Kopaja mini. Sebab, bus Kopaja mini dinilai sudah tidak layak beroperasi di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara bertahap membenahi angkutan masal tersebut.

"Secara bertahap kami singkirkan mereka. Ke depan semua Kopaja, kami ganti ukuran single. Ukuran yang satu seperti Transjakarta. Jadi, enggak ada lagi bus ukuran seperi sekarang itu di Jakarta," kata Ahok.

Ahok menjelaskan, pengelola Kopaja tidak diperkenankan lagi mengoperasikan bus ukuran serupa. Pengelola diwajibkan membeli bus yang ukurannya seperti Transjakarta.

Soal sopir angkutan umum yang nakal, sanksi pencabutan izin operasi akan diberikan jika kendaraan umum untuk melayani warga Jakarta sudah mencukupi.


(TII)

Tanpa Djarot, Ahok Serasa Main Tunggal
Debat Final Pilkada DKI di Mata Najwa

Tanpa Djarot, Ahok Serasa Main Tunggal

44 minutes Ago

Ahok beranggapan, dalam debat tersebut seakan main bulutangkis tunggal. Lantaran dirinya harus …

BERITA LAINNYA