Kemenlu Usahakan Pemulangan Jenazah Istri Dubes RI

Willy Haryono    •    Minggu, 10 May 2015 10:05 WIB
kecelakaan helikopter
Kemenlu Usahakan Pemulangan Jenazah Istri Dubes RI
Lokasi kecelakaan helikopter di Lembah Naltar, Gilgit Baltistan, Pakistan, 8 Mei 2015 -- AFP / PIAR ALI

Metrotvnews.com, Jakarta: Istri duta besar Indonesia untuk Pakistan, Hery Listyawati Burhan, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di Lembah Naltar, Gilgit Baltistan, pada 8 Mei kemarin. Saat ini jenazahnya masih berada di Pakistan.

"Jenazah akan diusahakan pulang secepatnya. Sampai saat ini sedang dikoordinasikan dengan pihak Pakistan dan keluarga kapan dan kemana," tutur juru bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir kepada Metrotvnews.com, Minggu (10/5/2015). 

Dalam kecelakaan itu, yang disebut Menteri Luar Negeri Pakistan diakibatkan kerusakan teknis helikopter, juga membuat suami Hery, Burhan Muhammad, menderita luka bakar. 

"Pengobatan Pak Dubes akan dicarikan tempat terbaik, termasuk pertimbangan yang bisa mudah dikunjungi keluarga," kata Arrmanatha. 

Dalam musibah tersebut Dubes Norwegia, Leif Larsen dan Dubes Filipina, Domingo Lucenario Jr untuk Pakistan serta Istri Dubes Malaysia untuk Pakistan turut tewas. Sementara, Dubes Belanda dan Dubes Polandia untuk Pakistan dilaporkan menderita luka luka.

Helikopter yang jatuh itu merupakan salah satu dari empat helikopter yang membawa delegasi duta besar, untuk melihat proyek wisata di Gilgit-Baltistan. Saat itu Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif direncanakan untuk hadir namun batal.

Menlu Retno Marsudi menyatakan Kemlu RI berduka atas kecelakaan ini. Almarhumah sendiri dikenal sebagai sahabat dari Menlu Retno. Keduanya berada di almamater yang sama di Universitas Gajah Mada (UGM). 




(WIL)