On This Day: Selamat Ulang Tahun, Non-Flying Dutchman

Hilman Haris    •    Minggu, 10 May 2015 11:47 WIB
pada hari ini
On This Day: Selamat Ulang Tahun, <i>Non-Flying Dutchman</i>
Dennis Bergkamp berpose di depan patung dirinya di depan Stadion Emirates, London, Inggris (Foto; Arsenal)

Metrotvnews.com, Amsterdam: Selamat ulang tahun, Dennis Bergkamp. Mantan pesepak bola yang besar bersama Ajax Amsterdam, Arsenal, dan timnas Belanda itu tepat merayakan hari ulang tahun ke-45 pada hari ini, 10 Mei. Meski sudah tidak lagi muda, pencinta sepak bola akan tetap mengenangnya sebagai salah satu striker hebat yang pernah ada di muka bumi.

Bergkamp kini dikenal sebagai asisten manajer di Ajax. Tapi dulu, orang-orang mengenalnya sebagai striker dengan teknik sempurna dan kerap melakukan hal-hal tak terduga ketika berada di kotak penalti lawan. Pergerakannya tidak cepat. Namun mematikan. 

"Bergkamp hanya perlu sedikit sentuhan untuk mencetak gol. Bahkan kadang cuma satu sentuhan.  Padahal orang lain butuh dua atau tiga kali sentuhan untuk melakukan trik yang dibuat Bergkamp," puji pelatih Bergkamp saat bermain di Arsenal, Arsene Wenger.

Arsenal pernah punya memiliki striker tajam seperti Thierry Henry. Namun uniknya, Henry justru mengaku kemampuannya masih kalah jauh dibanding Bergkamp. 

"Dennis Bergkamp adalah partner terbaik yang pernah saya punya. Ia adalah impian bagi semua striker," puji Henry.

Bergkamp sudah merasakan beragam kesuksesan bersama klub dan timnas Belanda. Tapi yakinlah, semua itu tidak didapat dengan mudah. Sebagai anak dari tukang listrik, Bergkamp butuh perjuangan keras dari untuk bisa dikenal banyak orang. Kariernya di sepak bola dimulai dari pertandingan antarkampung (tarkam). Lalu ia mujur bisa bermain di liga amartir di Kota Amsterdam.

Kerja keras Bergkamp akhirnya berbuah hasil maksimal. Pada 1980, ketika usianya menginjak 11 tahun, talenta Bergkamp terendus oleh pemandu bakat Ajax. Enam tahun ia habiskan untuk menimba ilmu di akademi Ajax. Hingga akhirnya ia dipormosikan ke skuat utama jelang kompetisi 1986--1987.

Pada 14 Desember 1986, pelatih Ajax pada saat itu, Johan Cruyff memberi Bergkamp kesempatan menjalani debut melawan Roda JC. Karier Bergkamp melejit sejak saat itu. Buktinya, Bergkamp mulai sering bermain sebagai pemain inti. Total, ia tampil dalam 23 pertandingan untuk Ajax sepanjang 1986--1987.

Hidup Bergkamp bagai sebuah roda pedati. Ada kala ia berada di atas, ada saat pula Bergkamp merasakan getirnya berada di titik terendah dalam kariernya di sepak bola. Masa-masa kelam Bergkamp terjadi ketika hijrah ke Inter Milan 1993. 

Kompetisi sepak bola Italia membuat nama Bergkamp tenggelam. Ia seperti tidak kuasa melawan bek-bek di Italia yang ketika itu sangat terorganisasi dengan baik, kuat, dan cenderung "licik" ketika berada dalam situasi satu lawan satu. Bergkamp yang pada awal musim sempat ditaksir Real Madrid dan Juventus akhirnya gagal menunjukkan sinar selama di Inter. Ia hanya mencetak tujuh gol sepanjang 1993--1994.

Bergkamp sadar kariernya di Italia tidak berjalan baik. Pada 1995, ia akhirnya menerima pinangan Arsenal. Di sini karier Bergkamp kembali mengilap. Ia memang sulit diandalkan saat tim bermain di luar Inggris karena bermasalah dengan ketakukan untuk berpergian menggunakan pesawat. Fan Arsenal pun menjuluki Bergkamp dengan sebutan non-flying dutchman karena ketakukannya tersebut. Meski begitu, kendala itu tidak dianggap Wenger sebagai sebuah masalah besar. Buktinya, ia tetap memberikan satu tempat di lini depan The Guuners kepada sang pemain. 

Kepercayaan yang didapat dari Wenger dibayar Bergkamp dengan tuntas. Sejumlah gelar bergengsi  berhasil ia persembahkan untuk The Gunners, di antaranya tiga gelar Liga Primer Inggris, empat trofi Piala FA, dan tiga gelar community shield. 

Sebuah pencapaian yang akhirnya membuat Bergkamp masuk ke dalam Hall of Fame sepak bola Inggris serta tercatat di daftar 100 pesepak bola terbaik di dunia versi legenda asal Brasil, Pele.

Bergkamp adalah legenda yang tidak akan terlupakan bagi Ajax, Arsenal, dan timnas Belanda. Selamat ulang tahun, non-flying dutchman!


(HIL)