Besarkan Unit Usaha, Direktur Intiland Undur Diri

Ade Hapsari Lestarini    •    Minggu, 10 May 2015 12:35 WIB
intiland development
Besarkan Unit Usaha, Direktur Intiland Undur Diri
Presdir Intiwhiz International, Moedjianto Soesilo Tjahjono (kiri) saat peresmian Hotel Whiz di Yogyakarta. FOTO ANTARA/Regina Safri

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Intiland Development Tbk (DILD) mengumumkan salah satu direkturnya, yakni Moedijanto Soesilo Tjahjono, mengundurkan diri dari perseroan.

Demikian disampaikan langsung oleh Moedjianto dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (10/5/2015). Pengunduran diri tersebut berlaku sejak 6 Mei 2015.

"Sehubungan dengan kesibukan saya untuk lebih fokus lagi dalam memimpin dan membesarkan Whiz, saya informasikan pengunduran diri saya dari jabatan direktur Intiland Development. Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk masuk di jajaran direksi," tutur Moedjianto.

Seperti diketahui, Moedjianto saat ini juga memegang peranan sebagai CEO Intiland unit bisnis Whiz Hotel. Dia diangkat sebagai Direktur Intiland pada 22 Juni 2011.

Saat itu, Moedjianto membawa serta pengalaman kepemimpinan dan kewirausahaannya di bidang real estate bisnis dalam Intiland Development. Dia adalah mantan Presiden Direktur ERA Indonesia dan identik dengan memimpin pertumbuhan waralaba ERA menjadi waralaba pialang properti terbesar di Indonesia dengan volume transaksi tumbuh delapan kali lipat dari nilai Rp850 miliar per tahun ketika ia bergabung menjadi Rp7 triliun per tahun pada saat dia pindah.

Moedjianto sebelumnya memiliki pengalaman bekerja di Intiland dan bertugas di berbagai peran seperti manajemen pemasaran dan pengembangan bisnis. Pria lulusan Universitas Atmajaya, Yogyakarta di Enggineering Sipil 1988 ini juga memiliki gelar master dari IPPM, Jakarta pada 1996.


(AHL)

Agus Pasrahkan Solusi soal Banjir ke Tim

Agus Pasrahkan Solusi soal Banjir ke Tim

1 hour Ago

Agus menegaskan tidak bisa menjelaskan masalah teknis lebih detail. Karena hal itu, lanjut Agus…

BERITA LAINNYA