Jokowi: Ibu Kota Pindah Jika tak Ada Jalan Keluar

- 21 Januari 2013 11:08 wib
<p>MI/Panca Syurkani/wt</p>

MI/Panca Syurkani/wt

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengomentari wacana pemindahan Ibu Kota sebagai solusi dari banjir dan kemacetan Jakarta. Jokowi menyebut pemindahan ibu kota dilakukan jika sudah tak ada jalan keluar.

"Kalau memang kita sudah mentok dan kesulitan mengatasi banjir Jakarta," kata Jokowi usai menemui pimpinan MPR RI, Taufik Kiemas, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/1).

Jokowi mengatakan dirinya sepakat dengan adanya ide pemisahan ibu kota pemerintahan dengan pusat ekonomi, perdagangan, dan pendidikan. "Saya sangat setuju dengan Ketua MPR," kata Jokowi.

Seperti diketahui, sebelumnya Taufik Kiemas pun pernah mengeluarkan pendapat yang menyetujui wacana pemindahan pemerintahan dari Jakarta ke daerah lain.

Ketika ditanya apakah pemindahan ibu kota bisa mengurangi beban Jakarta, Jokowi menjawab yang paling penting mengatasi banjir dahulu. "Iya, tapi yang paling penting atasi masalah banjir dulu," tegas Jokowi.

Usai menemui pimpinan MPR, Jokowi kemudian mendatangi Ketua DPR, Marzuki Alie. (Andhini/AFW)

()

Hamzah Haz--MI/Susanto

Hamzah Haz Hadiri Mukernas PPP

23 April 2014 15:47 wib

MANTAN Ketua Umum Partai Presatuan Pembangunan Hamzah Haz menghadiri Musyawarah Kerja Nasional PPP Ke-III,…