Pertama Kali dalam Sejarah, Ada 1.000 Desa Mandiri Benih di Merauke

Ade Hapsari Lestarini    •    Senin, 11 May 2015 10:24 WIB
panen raya
Pertama Kali dalam Sejarah, Ada 1.000 Desa Mandiri Benih di Merauke
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat mengunjungi desa di Merauke. FOTO: Dokumentasi Kementan

Metrotvnews.com, Merauke: Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan Pencanangan Nasional 1.000 Desa Mandiri Benih. Pencanangan ini untuk kali pertama dalam sejarah Indonesia yang dilakukan pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian (Kementan).

"Pencanangan ini untuk menyelasaikan salah satu permasalahan utama pertanian, yakni kurangnya ketersediaan dan rendahnya kualitas benih padi yang menyebabkan produksi padi petani stagnan bahkan menurun," ungkap Mentan Amran saat berada di Kampung Waminggap Miraf SP 5, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua, seperti dikutip dalam siaran persnya, Senin (11/5/2015).

Selain melakukan Pencanangan Nasional 1.000 Desa Mandiri Benih, Amran sekaligus memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) pada 10 kelompok tani yang ada di desa tersebut.

Adapun total bantuan alsintan di Provinsi Papua yaitu sebesar 211 unit, dan Kabupaten Merauke mendapat jatah sebanyak 50 unit, kemudian mendapat tambahan sebanyak 50 unit.

Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, Papua akan dijadikan daerah lumbung pangan nasional untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Untuk itu, di Merauke akan dibangun lahan sawah sebesar 1,2 juta hektare (ha) selama tiga tahun ke depan oleh pihak swasta dan BUMN.

"Sejalan dengan hal tersebut, kami (Kementerian Pertanian) melangkah lebih cepat untuk daulat benih. Sebab benih itu penting menaikkan produksi padi, sebagai contoh benih baru Inpari 13 produksinya 7,1 ton per ha dari benih sebelumnya hanya mampu produksi empat ton per ha," kata Mentan.

Selain itu, lanjut Mentan, di Merauke juga akan dibangun pertanian modern dengan high technology yakni pertanian dengan penggunaan mekanisasi penuh dan menuju pertanian organik.


(AHL)