Sakit, Hadi Poernomo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan

Deny Irwanto    •    Senin, 11 May 2015 10:50 WIB
hadi poernomopraperadilan
Sakit, Hadi Poernomo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan
Hadi Poernomo di Kantor BPK, Jakarta, Selasa (28/5/2013). MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang perdana praperadilan mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo. Hadi hadir di ruang sidang meski kurang sehat.

Sidang dimulai pukul 10.10 WIB. Pria berkemeja batik lengan panjang itu enggan membeberkan alasannya kembali mengajukan praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Nanti akan dibuka di persidangan," kata Hadi di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Senin (11/5/2015).

"Lagi kurang sehat, minta doanya saja semoga lancar," tambahnya.

Hadi selaku Dirjen Pajak diduga mengubah telaah keberatan surat ketetapan pajak nihil pajak penghasilan (SKPN PPh) BCA.

Surat keberatan pajak penghasilan 1999-2003 itu diajukan BCA pada 17 Juli 2003 terkait nonperformance loan senilai Rp5,7 triliun kepada Direktur PPh Ditjen Pajak.

Setelah penelaahan, diterbitkan surat pengantar risalah keberatan dari Direktur PPh pada 13 Maret 2004 kepada Dirjen Pajak dengan kesimpulan bahwa permohonan keberatan wajib pajak BCA ditolak.

Namun, satu hari sebelum jatuh tempo untuk memberikan keputusan final BCA, 18 Juli 2004, Hadi Poernomo memerintahkan Direktur PPh mengubah kesimpulan, dari semula menyatakan menolak diganti menjadi menerima semua keberatan.

Hadi kemudian mengeluarkan surat keputusan Dirjen Pajak yang memutuskan untuk menerima semua keberatan wajib pajak sehingga tidak ada cukup waktu bagi Direktur PPH untuk memberikan tanggapan atas kesimpulan yang berbeda itu. Atas penerimaan keberatan itu, negara dirugikan senilai Rp375 miliar.


(TRK)