Sengketa Golkar

Jika Kalah di PTUN, Kubu Agung Akan Banding

Ilham wibowo    •    Senin, 11 May 2015 13:55 WIB
golkar
Jika Kalah di PTUN, Kubu Agung Akan Banding
Pengurus Golkar kubu Agung. Antara Foto/Ismar Patrizki

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengurus Golkar kubu Agung Laksono optimistis menang di Pengadilan Tata Usaha Negara. Jika kalah,  kubu Agung sudah menyiapkan langkah hukum.

"Kalau misalnya kubu Ical yang dimenangkan, kami akan ajukan banding," kata Ketua DPP Golkar Bidang Hukum kubu Agung, Lawrence Siburian usai sidang sengketa Partai Golkar di Gedung PTUN, Jakarta Timur, Senin (11/5/2015)

Lawrence mengatakan Surat Keputusan Menkumham yang mengakui pengurus kubu Agung Laksono dikeluarkan berdasarkan putusan Mahkamah Partai Golkar. PTUN tidak bisa mengadili sebuah perkara yang sudah final dan mengikat di badan peradilan lain.

"PTUN tidak berwenang mengadili perkara ini, sesuai Pasal 2 huruf e Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang PTUN," ujar Lawrence.

Dia meminta hakim PTUN mencabut pembekuan berlakunya SK Menkummham. Pembekuan itu, menurut Lawrence, tidak sesuai dengan persyaratan untuk menerbitkan putusan sela.

Dia menegaskan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sudah bekerja sesuai Undang-Undang Partai Politik. SK Menkumham merujuk pada hasil sidang Mahkamah Partai bahwa kubu Agung sebagai pengurus sah.

"yang berwenang dan mempunyai kompetensi absolut adalah Mahkamah Partai. Pada Pasal 32 ayat 5 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Parpol, putusan Mahkamah partai final dan mengikat," tuturnya.

Kesimpulan kubu Agung, lanjutnya, PTUN tidak berhak memutuskan, permohonan kubu Aburizal Bakrie harus ditolak, atau setidaknya tidak dapat diterima.

"Semoga majelis hakim bisa mempertimbangkan kesimpulan kami tersebut," tutur Lawrence.


(TRK)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA