Bank Permata Yakin Transaksi Kartu Kredit Tumbuh 25%

Husen Miftahudin    •    Senin, 11 May 2015 15:23 WIB
bank permata
Bank Permata Yakin Transaksi Kartu Kredit Tumbuh 25%
Bank Permata -- ANTARA FOTO/RENO ESNIR

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Permata Tbk (BNLI) terus melakukan inovasi untuk menjaring nasabahnya dalam menggunakan kartu kredit. Salah satunya adalah dengan menggandeng maskapai milik negara, Garuda Indonesia.

Direktur Retail Permata Bank Bianto Surodjo menjelaskan, pihaknya menggandeng Garuda Indonesia untuk menjaring nasabahnya dalam menggunakan kartu debit dan kredit. Ia optimistis, dengan menggandeng maskapai pelat merah tersebut, pihaknya yakin nasabah Bank Permata dapat meningkatkan transaksi kartu kredit tahun ini hingga 25 persen.

"Total dalam setahun volume, jumlah kartu, dan nilai transaksi bisa naik 20-25 persen. Kerja sama dengan Garuda itu effort kita, nasabah yang gemar travel makin lama makin banyak," ungkap Biantoro, ditemui di Kembang Goela Restaurant, Jalan Jenderal Sudirman Kav 47-48, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2015).

Ia menyebut, saat ini jumlah penggunaan kartu kredit Bank Permata telah mencapai 600 ribu dengan nilai transaksi dalam kuartal pertama tahun ini mencapai lebih dari Rp2 triliun. Hal ini, tambah Bianto, karena penggunaan kartu kredit telah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Maka itu, ia meyakini penggunaan transaksi kartu kredit Bank Permata untuk tahun ini bisa meningkat hingga 25 persen.

Kerja sama dengan Garuda Indonesia, ungkap dia, merupakan terobosan Bank Permata. Dengan penggunaan kartu kredit dan debit, nasabah Bank Permata dapat membeli tiket Garuda Indonesia dengan diskon mencapai 35 persen.

"Bisa bayar tiket Garuda, bunga nol persen, nasabah yang membeli program ini, bisa bayar dicicil, sampai 12 bulan. Biasanya kan bunganya 2,95 persen," pungkas Bianto.


(AHL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA