Jenazah Istri Dubes RI Belum Bisa Dipulangkan

Al Abrar    •    Senin, 11 May 2015 15:57 WIB
kecelakaan helikopter
Jenazah Istri Dubes RI Belum Bisa Dipulangkan
Lokasi kecelakaan helikopter di Lembah Naltar, Gilgit Baltistan, Pakistan, 8 Mei 2015 -- AFP / PIAR ALI

Metrotvnews.com, Jakarta: Istri Duta Besar Indonesia untuk Pakistan, Heri Listyawati Burhan, yang meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di pegunungan Pakistan, belum bisa dipulangkan ke Indonesia.

Wakil Menteri Luar Negeri A.M Fachir menyebut, kepulangan jenazah Heri masih terhambat prosedur identifikasi jenazah oleh pemerintah Pakistan. 

"Untuk Ibu (Heri Listyawati), karena memang ketentuannya harus melalui tes DNA dulu, maka kita harus menunggu," kata Fachir di Gedung Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Senin (11/5/2015).

Sementara Dubes RI untuk Pakistan, Burhan Muhammad, akan segera dievakuasi ke rumah sakit Singapura untuk mendapatkan perawatan maksimal.

Helikopter yang membawa diplomat asing termasuk Duta Besar Indonesia untuk Pakistan jatuh di pegunungan Gilgit-Baltistan, sekitar 300 kilometer sebelah utara Pakistan, 8 Mei 2015.

Berdasarkan keterangan dari Direktorat Asia Pasifik dan Afrika, kecelakaan terjadi setelah rombongan berangkat ke daerah utara Pakistan atas undangan acara pengenalan daerah wisata oleh Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Rombongan yang terdiri dari 32 duta besar negara asing beserta pasangan, dan 25 orang lainnya, diberangkatkan menggunakan empat helikopter. Satu helikopter berpenumpang 17 orang, yakni 11 warga asing, termasuk Dubes RI Burhan Muhammad dan Nyonya Heri Listyawati, serta enam warga Pakistan, mengalami kecelakaan pada pukul 11.45 waktu setempat.

Dalam helikopter tersebut, empat orang menjadi korban tewas, yakni istri Dubes RI, istri Dubes Malaysia, Dubes Filipina, dan Dubes Norwegia.


(WIL)