Pemilihan Calon Hakim Agung Diminta Ditunda

- 21 Januari 2013 21:29 wib
<p><span class=ANTARA/Puspa Perwitasari/fz

" />

ANTARA/Puspa Perwitasari/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar Nudirman Munir meminta pimpinan Komisi Hukum menunda pengambilan keputusan calon hakim agung. Musababnya banyak calon hakim agung tak memenuhi standar dan tersandera kasus.

"Kami minta penundaan, untuk menerima laporan masyarakat dulu. Soalnya banyak yang diduga melalukan putusan kontroversial," kata Nudirman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/1).

Nudirman berharap, penundaan pemilihan delapan dari 24 calon bisa digunakan untuk menggali lebih jauh rekam jejak setiap calon hakim agung. Tujuannya agar hakim agung terpilih betul-betul punya moral dan integritas tinggi terhadap keadilan.

"Yang kita ke depankan morality, lalu kapasitas, dan kapabilitas. Terakhir baru faktor politisnya," kata Nudirman.

Ketua DPP Golkar itu tak ingin peristiwa vonis bebas hukum mati gembong narkoba dan penyelundupan blackberry terluang kembali.

"Setidaknyanya vonis kontroversial yang menciderai keadilan masyarakat itu tidak terulang lagi. Golkar tak ingin seperti itu. Kan suara Golkar suara rakyat," jelas dia.

Jika terpaksa harus dilakukan lusa, Nudirman menyarankan, DPR hanya memilih lima nama. "Ya kalau tetap dilanjutkan, kita akan pilih lima aja, karena memang tak memenuhi syarat," tegas Nudirman.(Andhini)

()

Menurut Suharso, Suryadharma Ali membangun asumsi sendiri seolah-olah langkah dia dengan sejumlah DPW…