Indonesia Akan Bawa Konflik China Selatan ke Forum Internasional

Willy Haryono    •    Senin, 11 May 2015 17:26 WIB
laut china selatan
Indonesia Akan Bawa Konflik China Selatan ke Forum Internasional
Foto satelit pada 2011 memperlihatkan salah satu pulau yang sama-sama diklaim Tiongkok dan Vietnam di Laut China Selatan -- AFP / DIGITALGLOBE / CSSI

Metrotvnews.com, Jakarta: Konflik Laut China Selatan masih terus bergulir. Tiongkok mengklaim hampir seluruh perairan tersebut sebagai milik mereka. Klaim ini membuat sejumlah negara tetangga geram.

Pemerintah Indonesia mengaku memiliki cara untuk mengatasi ketegangan di Laut China Selatan. 

"Kita akan terus (berusaha mengatasi ketegangan), dengan berbagai pendekatan dan forum. Hampir semua forum kita gunakan, baik di forum-forum internasional, maupun workshop, dengan melibatkan semua stakeholders, akan kita lakukan terus sebagai bagian dari kontribusi kita," kata Wakil Menteri Luar Negeri A.M Fachir di Gedung Nusantara Kementerian Luar Negeri, Jakarta Senin (11/5/2015).

Menurut Fachir, dengan menciptakan perdamaian di forum-forum internasional, stabilitas di Laut China Selatan dapat terjalin. "Konflik bukan suatu solusi. Kepentingan bersama itu adalah stabilitas," tukas dia. 

Tiongkok mengklaim 90 persen Laut China Selatan, yang diyakini kaya minyak dan gas bumi. Brunei Darussalam, Filipina, Vietnam dan Taiwan, juga mengklaim sebagian area tersebut. 

Sengketa wilayah Laut China Selatan dipandang sebagai salah satu konflik di Asia yang dapat berubah menjadi kekacauan tak terkendali. 

"Kita memerlukan perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik. Sangatlah penting untuk mempunyai kestabilan politik dan ekonomi untuk membangun perkembangan ekonomi," ucap Jokowi dalam surat kabar Yomiuri, Maret lalu. 

"Jadi, kami mendukung Code of Conduct (dari Laut China Selatan) dan juga dialog antara Tiongkok dan Jepang, Tiongkok dan ASEAN," sambung dia. 


(WIL)