Jokowi Diklaim Hadiri Jambore Relawan di Cibubur

Desi Angriani, Putra Ananda    •    Senin, 11 May 2015 19:30 WIB
presiden jokowi
Jokowi Diklaim Hadiri Jambore Relawan di Cibubur
Roy Maningkas (Bara JP) (Kiri) dan Mustar Bonaventura (Pospera) (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan tentang pelaksanaan Jambore Komunitas Relawan Jokowi di Jakarta, Senin (11/5/2015). Foto: Prasetyo Utomo/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo diklaim akan menghadiri jambore yang digelar relawannya di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Relawan juga mengundang menteri-menteri di Kabinet Kerja pada acara yang dihelat 15-17 Mei ini.

"Kita akan undang seluruh menteri, agar bisa hadir dan diskusi dengan relawan. Pak Jokowi sampaikan ia akan hadir," kata salah seorang panitia Roy Maningkas dari Barisan Relawan Jokowi Presiden di Restoran Horapa, Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta, Senin (11/5/2015).

Roy menjelaskan, acara yang bertema 'Jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi' ini digelar guna memastikan agenda yang diusung Jokowi, yakni Trisakti dan Nawacita diimplementasikan sesuai rencana. "Kuncinya kita ikut bertanggungjawab menjalankan nawacita," tuturnya.

Menurutnya, relawan harus terus mengawal hingga pemerintahan sukses menyejahterakan rakyat. Bukan hanya mengawal saat kampanye pemilu presiden tahun lalu.

"Dalam momentum ini kita merasakan bagaimana semua elemen yang mendukung Jokowi-JK bersatu padu menyukseskan pemerintahan," papar dia.

Jambore merupakan cara para relawan Jokowi untuk menyampaikan aspirasinya. Para relawan beranggapan acara ini jadi momentum strategis untuk mengumpulkan kembali semangat Nawacita pemerintahan Jokowi-JK.

Salah satu relawan Jokowi dari Sekretariat Nasional (Sesnas), Oesmar Tanjung menilai para relawan harus mengawal pemerintahan dari awal hingga usainya pemerintahan Jokowi-JK. Semangat mendukung pemerintahan harus tetap ada agar bisa melahirkan pemerintahan sesuai program Nawacita Jokowi. Hal ini diperlukan karena realisasi program Nawacita Jokowi dinilai baru mencapai 10 hingga 30 persen.

"Kita yang memenangkan presiden, tentu kita juga yang harus bertanggung jawab mensukseskan progaram presiden. Nawacita harus dikawal, Nawacita belum 100%. Dilaksanakan baru 30%. Kita akan terus mengawal sampai 100%," ucap Oesmar kala memberikan keterangan Pers terakit dengan sosialisasi acara jambore ini.


(KRI)