Dinas Pertanian Nganjuk Optimistis Tetap Penyanggah Ketahanan Pangan

Antara    •    Selasa, 12 May 2015 10:49 WIB
ketahanan pangan
Dinas Pertanian Nganjuk Optimistis Tetap Penyanggah Ketahanan Pangan
KETAHANAN PANGAN (Antara Foto/Yusran Uccang)

Metrotvnews.com, Nganjuk: Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memprediksi hasil pertanian pada musim panen 2015 ini lebih bagus daripada hasil panen sebelumnya yang dilihat dari rata-rata panen, dari sebelumnya hanya 6,7 ton per hektare menjadi rata-rata tujuh ton per hekatre (ha).

"Cuaca saat musim ini lebih bagus, terjadi banjir pun tidak sampai lama dan air cepat surut, sehingga kami prediksi hasil panen lebih bagus daripada panen sebelumnya," kata Kepala Seksi Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Agus Yuni, di Nganjuk, Selasa (12/5/2015).

Ia mengatakan, hasil panen pada 2014 mencapai 5,82 juta kuintal dari 25 kecamatan yang ada di Kabupaten Nganjuk. Luas panen itu dari 86 hektare lahan pertanian di kabupaten ini, dengan rata-rata produksi padi 6,7 ton per hektare.

Pihaknya memprediksi dengan rata-rata panen yang ternyata meningkat, yaitu 7 ton per hektare, hasil panen pada musim hujan pertama tahun ini lebih bagus. Sejumlah daerah yang menghasilkan padi dengan jumlah besar diantaranya Kecamatan Prambon, Tanjunganom, Baron, Sukomoro, serta beberapa kecamatan lainnya.

Namun, Agus mengatakan data pasti produksi padi saat ini masih direkapitulasi, sehingga belum mengetahui berapa pastinya hasil produksi gabah saat ini. Ia hanya menegaskan bahwa rata-rata produksi padi meningkat.

Pihaknya juga yakin hasil panen di Kabupaten Nganjuk nantinya masih surplus, sehingga masih mencukupi kebutuhan pangan. Daerah ini juga masih dijadikan sebagai daerah penyangga ketahanan pangan di Indonesia, khususnya di Jatim.


(ABD)