Atraksi Otomotif

Rok Bagoros: Freestyler Indonesia Harus Sering Narsis di YouTube

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 12 May 2015 10:47 WIB
Rok Bagoros: <i>Freestyler</i> Indonesia Harus Sering Narsis di YouTube
Rok Bagoros, stunt rider asal Slovenia yang jadi juri ASEAN Stunt Day akhir pekan lalu. RB

Metrotvnews.com, Jakarta: Ajang Otobursa Tumplek Blek 2015 yang berlangsung 9 hingga 10 Mei, dimeriahkan aksi freestyler internasional asal Slovenia, Rok Bagoros. Pria yang memulai aksi stunt rider sejak umur belasan ini datang untuk unjuk kebolehan sekaligus menjadi juri ASEAN Stunt Day.

Rok dikenal sebagai satu-satunya stunt rider yang menggunakan motor dengan silinder tunggal di dunia. Dengan motor KTM Duke 690, Rok berhasil menciptakan trik-trik freestyle yang lebih rumit dan menarik.

Pria kelahiran 16 Maret 1989 di Murska Sobota, Slovenia ini cukup kagum dengan stunt rider dari negara-negara Asia, termasuk Indonesia yang mengikuti ASEAN Stunt Day kemarin.

"Mereka sudah punya level atraksi yang sangat tinggi dan mengagumkan. Tapi sayangnya mereka tidak atau jarang sekali meng-upload video aksinya ke YouTube," katanya saat ditemui langsung tim Metrotvnews.com.

Menurutnya, upload video aksi ke YouTube bisa memberi informasi stunt rider Eropa akan aksi stunt rider dari Asia. "Jika mereka tidak meng-upload video, kami yang berada di Eropa tidak tahu aksi-aksi stunt rider Asia," paparnya.

Rok pun mengajak stunt rider dari Asia untuk ikut berkompetisi di Eropa. "Di sini mereka menggunakan motor-motor yang kategorinya motor kecil untuk level Eropa, jadi mereka bisa saja mengikuti kelas junior dengan menggunakan motor yang ada di sini," paparnya.

Rok sendiri merupakan stunt rider yang disponsori oleh KTM sejak lima tahun lalu. Sepanjang karirnya, Rok telah menjadi juara stunt Eropa dua kali dengan scooter tahun 2010 dan 2011, posisi ketiga untuk Best Stunt Show 2014 dan 30 kali tampil di berbagai ajang kompetisi stunt rider dunia.
(UDA)