Mendagri Siapkan Perppu Pemilu Kada Serentak 2013

- 22 Januari 2013 20:11 wib
<p>Antara</p>

Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi tengah menggodok rancangan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) percepatan pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) serentak pada 2013. Gamawan menyebut ada dua opsi lain yang tengah digodoknya, yakni percepatan penyelesaian revisi UU Pemilu Kada.

"Ada dua alternatif opsi, satu percepatan penyelesaian UU pemilu kada yang kalau bisa awal April sudah selesai, artinya kalau itu sudah selesai mungkin perppu itu tidak perlu. Kami masukkan dalam UU itu. Tapi kalau andaikata UU itu jadi panjang, perppu jadi jalan keluarnya," kata Gamawan ditemui usai mengikuti sidang kabinet paripurna di Gedung Sekretariat Negara, Selasa (22/1).

Sebagai informasi, 43 kepala daerah akan habis masa jabatannya pada 2014 sehingga diusulkan untuk dilakukan pemilu kada serentak di 2014. Namun, belakangan pemerintah mengusulkan agar pemilu kada 2014 dilakukan serentak pada 2013 atau dimajukan. DPR pun dalam rapat kerja dengan mendagri sepakat dengan usul tersebut.

Dengan dimajukannya pemilu kada serentak, dibutuhkan payung hukum bagi kepala daerah yang jabatannya selesai pada 2014 namun dimajukan itu. Perppu diharapkan dapat menjadi payung hukum sembari menunggu revisi UU pemilu kada selesai.

Data Kemendagri, ada 137 pemilu kada pada 2013 yang terdiri dari 14 provinsi, 96 kabupaten dan 28 kota. Namun, menurut Gamawan, ada 143 pemilu kada di 2013 dan 43 di 2014. Jumlah 43 itu yang akan dimajukan pemerintah.

Gamawan menyebut, belum ada kepastian apakah akan memilih membuat perppu atau memercepat penyelesaian revisi UU pemilu kada. "Kami coba dulu (alternatifnya). Saya akan laporkan ini ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam 1-2 hari ini untuk menunggu petunjuk beliau."

Gamawan menyebutkan, perppu yang sedang digodok oleh kementeriannya itu akan langsung disampaikan ke Presiden Yudhoyono minggu depan. Keputusan apakah akan menggunakan perppu atau memercepat revisi UU pemilu kada akan menunggu hingga minggu depan. "Mungkin minggu depan sudah masuk (ke presiden)," jawab Gamawan.

Lebih jauh, Gamawan menyebut masa jabatan kepala daerah yang dimajukan dari 2014 menjadi 2013 tidak akan berkurang dalam sisi kekuasaannya. Gamawan menyebut pelantikan pada pemilu kada 2013 hanya dilakukan pada 2014. "Tidak (berkurang), tetap saja pelantikannya tepat waktu. Cuma pemilihannya saja yang dipercepat, jadi tidak ada pengurangan jabatan 5 tahun itu. Itu hanya penyelenggaraannya saja tapi pelantikannya tetap di 2014," papar Gamawan.

Menko Polhukam Djoko Suyanto menyebut percepatan pemilu kada serentak menjadi 2013 tidak akan ganggu keamanan. Djoko memastikan kondisi daerah tetap akan dalam situasi aman meski pemilu kada dilakukan serentak. "Tahun 2012 kan 100 lebih pemilu kada enggak ada masalah. Bahwa di sana sini ada konflik kecil, jadi enggak ada masalah. Kan tersebar di daerah," sebut Djoko. (Fid/OL-04)

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…