Mabes Polri Tak Ambil Kasus Prostitusi

Meilikhah    •    Selasa, 12 May 2015 12:05 WIB
prostitusi onlineprostitusi artis
Mabes Polri Tak Ambil Kasus Prostitusi
Kadiv Humas Polri Brigjen Pol. Anton Charliyan (Foto: MTVN/Lukman)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mabes Polri memastikan tidak akan mengambil kasus prostitusi yang sedang ditangani Polres Jakarta Selatan. Walaupun masuk kasus besar dan diduga melibatkan beberapa pejabat, Polres Jaksel dinilai masih mampu menangani kasus tersebut.
 
"Belum ada (pengambil alihan). Kami lihat kebijakannya saja, kalau Polres Jakarta Selatan mampu. Tapi saya yakin Polres Jaksel mampu menanganinya, karena penyidik di sana punya klasifikasi sama dengan di sini atau di Polres lain," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Anton Charliyan, di gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2015).
 
Sebelumnya, Polres Jakarta Selatan berhasil membongkar kasus prostitusi online yang melibatkan artis dan model. Kasus tersebut terbongkar setelah polisi berhasil menangkap artis AA, bersama mucikarinya, RA, pada Jumat, 8 Mei, malam di sebuah hotel berbintang lima di kawasan Jakarta Selatan.
 
Menurut pengakuan RA, artis atau model yang berada di bawah naungannya dibayar dengan harga Rp 80 juta hingga Rp 200 juta per tiga jam. RA mengaku kliennya ada yang berprofesi sebagai anggota dewan.
 
"Iya anggota DPR, pelaku bisnis dari berbagai kalangan " kata RA di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Senin 11 Mei.
 
Beberapa barang bukti diamankan petugas seperti uang tunai Rp45 juta, dua pakaian dalam, dan satu unit HP Blackberry. Tersangka RA dikenakan pasal 296 dan 506 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan.


(FZN)