Harga Emas Masih Berpotensi Terkoreksi

Antara, Widyasari    •    Selasa, 12 May 2015 12:20 WIB
harga emas
Harga Emas Masih Berpotensi Terkoreksi
Ilustrasi. MI/Usman Iskandar

Metrotvnews.com, Jakarta: Head Research and Analyst PT Monex Investindo Futures (MIF) Ariston Tjendra mengatakan, harga emas masih bergerak di bawah USD1192 per troy ons. Pembayaran hutang Yunani ke IMF hari Senin kemarin meredakan kekhawatiran pasar mengenai potensi default Yunani.

"Harga terlihat masih dalam tekanan turun untuk jangka pendek di bawah kisaran resisten 1186 (garis MA 50 grafik 1 jam) dengan potensi tekanan ke area 1178-1174," kata Ariston dalam riset tertulisnya, Selasa (12/5/2015). Sementara pergerakan di atas 1186 membuka peluang penguatan ke area 1189-1192.

Adapun, lanjut Ariston, market mover untuk harga emas hari ini adalah hasil rapat para menteri keuangan Uni Eropa mengenai bailout Yunani dan komentar dari pejabat Bank Sentral Amerika Serikat (AS), John Williams, mengenai kebijakan moneter AS.

Sekadar informasi, emas berjangka dunia di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB), karena dolar AS yang lebih kuat memberikan tekanan pada logam mulia.

Xinhua melansir, Selasa, 12 Mei, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD5,9 atau 0,50 persen menjadi di USD1.183,00 per ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,13 persen menjadi 94,99 dalam perdagangan tengah hari. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang  berarti jika dolar naik, emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.


(WID)