IOM Minta Negara Asia Tenggara Selamatkan Ribuan Imigran Gelap

Willy Haryono    •    Selasa, 12 May 2015 12:24 WIB
imigran gelap
IOM Minta Negara Asia Tenggara Selamatkan Ribuan Imigran Gelap
Patroli Malaysia memeriksa salah satu kapal yang membawa imigran gelap asal Bangladesh dan Myanmar di Langkawi, Selasa (12/5/2015) -- AFP / MANAN VATSYAYANA

Metrotvnews.com, Jenewa: Organisasi Migrasi Internasional (IOM) meminta negara-negara di Asia Tenggara untuk mencari dan menyelamatkan ribuan imigran yang terombang-ambing di laut. 

Permohonan dilontarkan IOM setelah sekitar 8.000 imigran gelap dari Bangladesh dan Myanmar, tidak bisa mendarat di Thailand. Negeri Gajah Putih sedang memerangi perdagangan manusia yang berimbas pada rute imigran. 

Ribuan imigran itu dikhawatirkan tengah terombang-ambing di lautan tanpa persediaan makanan dan minuman yang memadai. 

"(Upaya pencarian dan penyelamatan) membutuhkan usaha di level regional. Kami tidak mempunyai kapasitas untuk mencari mereka," ucap juru bicara IOM Joe Lowry pada AFP, Selasa (12/5/2015).

"Pemerintah suatu negara mempunyai kapabilitas, mereka mempunyai kapal dan satelit," sambung dia, mengkhawatirkan nasib ribuan imigran yang mungkin berada dalam kondisi sangat buruk atau sudah tewas. 

Gelombang imigran gelap juga terjadi di perairan Mediterania. Hampir setiap hari ada imigran dari berbagai negara yang berusaha menyeberang ke Eropa. 

Saat ini Uni Eropa sedang berusaha mencari solusi terbaik terkait masalah imigran, termasuk wacana membagi kuota penerimaan imigran gelap di beberapa negara.

Hampir setiap hari, ribuan imigran di regional Asia berusaha mencari kehidupan yang lebih baik ke negara lain. Karena buruknya alat transportasi, banyak dari mereka yang terjebak di tengah samudera, bahkan tak jarang tenggelam dan meninggal dunia.



(WIL)