Kios Hangus, Tarijem Bertahan Hidup dengan Berjualan Tomat Gosong

Deo Dwi Fajar Hari    •    Selasa, 12 May 2015 13:05 WIB
kebakaran
Kios Hangus, Tarijem Bertahan Hidup dengan Berjualan Tomat Gosong
Tarijem terpaksa berjualan cabai hangus setelah api membakar Pasar Johar, Semarang, Metrotvnews.com/ Deo Dwi Fajar Hari

Metrotvnews.com, Semarang: Tarijem merupakan satu dari puluhan pedagang Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah, yang berusaha bertahan hidup setelah api menghanguskan fasilitas publik itu beberapa waktu lalu. Tarijem dan teman-temannya pun kini berjualan seadanya lantaran lapak mereka hangus.

Sabtu, 9 Mei 2015, Tarijem tidur pulas di rumahnya di Tambakrejo, Semarang Timur. Namun, kabar getir membangunkannya malam itu. Pasar Johar terbakar. Kios berukuran 2 x 3 Meter yang menjadi sumber penghasilannya ikut dimakan api.

Bingung. Kaget. Ia mencari-cari anaknya untuk mengantarkan dirinya ke Pasar Johar. Setibanya di pasar tradisional, nenek berusia 62 tahun itu terpana. Api berkobar melalap bangunan tua itu.

Tarijem terdiam. Ia terduduk di pinggir jalan membayangkan lapaknya yang berubah menjadi arang. Hilir mudik petugas pemadam kebakaran tak menghiburnya. Karena, bangunan itu kadung hangus.

Waktu terus berjalan. Tak semestinya ibu dua anak itu terus berduka.


(Bangunan Pasar Johar Semarang hangus setelah api berkobar beberapa hari lalu, Metrotvnews.com/ Deo Dwi Fajar Hari)

Di depan Pasar Johar, Tarijem kini menghampar cabai dan tomat. Barang dagangannya tak segar. Layu. Api memanggang barang dagangannya sampai gosong.

Tarijem mengakui cabai dan tomat yang ia jual itu sudah tak bagus lagi. Tapi apa mau dikata, ia tak memiliki modal untuk mendapatkan pasokan baru. Kebakaran mengakibatkan dirinya merugi hingga puluhan juta rupiah.

"Saya hanya berharap ada bantuan dari pemerintah. Kalau enggak dibantu ya terpaksa cari utangan. Makanya cabai dan Tomat yang gosong saya pilih untuk dijual kembali untuk makan beberapa hari ke depan," ujar perempuan yang sudah 42 tahun berjualan di Pasar Johar.

Tarijem bukan satu-satunya pedagang yang berusaha bertahan. Puluhan pedagang pun berjualan di depan bangunan yang sudah hangus itu.

Mereka mengaku belum mendapat kepastian dari pemerintah soal relokasi tempat berdagang. Para pedagang ingin tetap berjualan di sekitar Pasar Johar. Mereka juga tak mau berdagang di lokasi sementara yang dianggap jauh dari pusat kota.
 


(RRN)

KPK Pertimbangan <i>Second Opinion</i> Soal Setnov

KPK Pertimbangan Second Opinion Soal Setnov

1 hour Ago

KPK masih mempertimbangkan keterangan dokter atau pihak IDI terkait perawatan kesehatan yang se…

BERITA LAINNYA