Jokowi Sepakati Dua Nota Kesepahaman di Papua Nugini

Anggi Hasibuan    •    Selasa, 12 May 2015 15:24 WIB
indonesia-papua nugini
Jokowi Sepakati Dua Nota Kesepahaman di Papua Nugini
Presiden Joko Widodo (kiri) menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Indonesia dengan Papua Nugini di Port Moresby, Selasa (12/5/2015) -- (Foto: Metro TV / Anggi Hasibuan)

Metrotvnews.com, Port Moresby: Indonesia dan Papua Nugini (PNG) menyepakati dua hal yang dibukukan lewat Nota Kesepahaman atau MoU tentang kejahatan lintas batas atau Transnational Crime dan peningkatan sumber daya manusia di bidang energi.

Presiden Joko Widodo menginginkan hubungan yang semakin erat antar dua negara, memaksimalkan potensi ekonomi di PNG dan Papua serta kawasan Asia Pasifik.

"Kita sepakat kerja sama di berbagai area, mendorong perdagangan di luar pasar perbatasan, mendorong kerja sama di bidang investasi dan infratruktur, dan menggiatkan di sektor swasta, di bidang energi, telekomunikasi dan perikanan," tutur Jokowi di Port Moresby, Selasa (12/5/2015).

MoU ditandatangani Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri ESDM Sudirman Said di gedung parlemen nasional negara PNG. Jokowi juga menginginkan adanya konektivitas antara kedua negara, yang saat ini dimulai dengan kerja sama Garuda Indonesia dan maskapai nasional PNG, Air Nugini.

"Saya menyambut baik kesepakatan Garuda Indonesia untuk co-chair dengan Air Nugini untuk jalur Port Moresby-Denpasar-Jakarta dan Port Moresby-Singapura-Jakarta," kata Jokowi. 


(WIL)