Menang Gugatan, Pengacara Ilham Arief Minta Martabat Kliennya Dikembalikan

Deny Irwanto    •    Selasa, 12 May 2015 19:37 WIB
praperadilan
Menang Gugatan, Pengacara Ilham Arief Minta Martabat Kliennya Dikembalikan
Ilham Arief Sirajuddin. Foto: Wanyu Putro A/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Gugatan praperadilan Ilham Arief Sirajjudin dikabulkan hakim tunggal Yuningtyas Upiek di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Eks Wali Kota Makassar itu, melalui pengacaranya, kemudian meminta KPK mengembalikan harkat dan martabat kliennya.  

"Yang penting mengembalikan harkat dan martabat klien kami, karena atas kasus ini bukan hanya dia yang menderita tapi juga seluruh keluarga karena kesewenang-wenangan KPK," kata Jhonson Panjaitan usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/5).

Lebih jauh Johnson mengatakan pascakeputusan Mahkamah Konstitusi atas perluasan kewenangan praperadilan, pengadilan kini memasuki era baru. "Ini era baru setelah putusan MK terbit. Kami senang menyambut era baru ini. Di sisi lain, kami juga merasa sedih karena melihat kinerja KPK yang seperti itu, sewenang-wenang," lanjutnya.

Kemudian Jhonson juga mengatakan langkah berikutnya yang akan diambil adalah membongkar kebohongan penyidik dan semua yang ditutupi KPK selama ini. "Kami akan berkonsultasi pada klien kami. Pertama, kami akan membongkar kebohongan penyidik. Kedua, mengambil hak hukum lain. Yang jauh lebih penting adalah mengembalikan harkat dan martabat Pak Ilham, itu prioritas yang akan kami lakukan," tandasnya.

Seperti diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Penetapan tersangka Ilham oleh KPK diputuskan tidak sah.

"Menetapkan penetapan tersangka tidak sah, menyatakan tidak sah penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan, tidak sah pemblokiran rekening atas nama pemohon," kata Hakim Tunggal Yuningtyas Upiek di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa sore.

Persidangan dimulai sekitar pukul 14.40 WIB. Dua jam kemudian, sidang selesai. Setelah hakim mengetuk palu, loyalis Ilham meneriakkan takbir. Mereka juga langsung sujud syukur.

Persidangan dengan termohon KPK ini sudah berjalan sejak 4 Mei. Masing-masing pihak telah menghadirkan bukti dan saksi untuk mempertahankan keyakinannya selama persidangan berlangsung.

Ilham Arief Sirajuddin ditetapkan tersangka oleh KPK sejak 7 Mei 2014. Ilham terseret dugaan korupsi dalam proyek kerja sama rehabilitasi kelola dan transfer untuk instalasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar tahun anggaran 2006-2012.

Ini yang kedua kali KPK kalah di praperadilan. Sebelumnya, hakim tunggal Sarpin Rizaldi mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan. Status tersangka Budi pun dinyatakan tidak sah.


(KRI)