Transportasi Massal Gusur Eksistensi Angkot

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 12 May 2015 20:53 WIB
angkot
Transportasi Massal Gusur Eksistensi Angkot
Penumpang memadati stasiun KRL.

Metrotvnews.com, Depok: Kebijakan pengadaan transportasi massal seperti TransJakarta dan KRL terbukti efektif membantu mobilitas warga komuter Ibu Kota. Namun, kebijakan itu menggusur keberadaan angkutan kota dan bus yang selama ini beroperasi di kota penyangga.
 
"Ada beberapa trayek yang dibekukan karena bersingungan dengan jalur TransJakarta. Selain itu, keberadaan KRL membuat masyarakat meninggalkan angkot dan bus. KRL lebih murah dan cepat,” kata Kepala terminal Depok, Reynald Johan saat ditemui Metrotvnews.com di Terminal Depok, Selasa (12/5/2015).
 
Ia mengungkapkan, pemerintah sudah membantu agar calon penumpang kembali menggunakan angkot dengan memberikan jaminan keamanan dan mempermudah proses peremajaan.
 
"Kami lakukan peremajaan angkot yang sudah tak ada nilai ekonomisnya. Mendata sopir dan memberikan KTA yang dilengkappi seragam. Ini untuk meminimalisir sopir yang ugal-ugalan agar penumpang bisa percaya sama angkot," katanya.
 
Namun semua upaya itu tidak berdampak signifikan, karena angkutan massal memberikan kecepatan dan kenyamanan. Reynald mengakui ada upaya pemerintah mengalihkan semua transportasi ke angkutan massal.
 
"Sesuai dengan UU tahun 2009, pemerintah diamanatkan untuk menyediakan transportasi massal. Rencananya ada APTB pengganti PPD yang menghubungkan Depok Jakarta lewat tol. Tak menutup kemungkinan angkot tak jadi lagi pilihan penumpang," ujarnya.


(FZN)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

8 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA