Aklamasi, SBY Kembali Pimpin Partai Demokrat

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 13 May 2015 00:27 WIB
kongres partai demokrat
Aklamasi, SBY Kembali Pimpin Partai Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono---Antara/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Surabaya: Partai Demokrat kembali menetapkan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Umum periode 2015-2020, dalam Kongres IV Demokrat di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur. Penetapan itu berlangsung secara aklamasi tanpa adanya penolakan peserta kongres.

"Semuanya mencalonkan kembali Bapak Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2015-2020," kata Pimpinan Sidang EE Mangindaan di Hotel Shangri-La, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2015) malam.

EE Mangindaan selaku pimpinan sidang mencoba memastikan sikap yang telah diambil sebanyak 537 pemilik suara dalam kongres kali ini. "Kami berkali-kali mengecek, semuanya berdiri dan minta diketok untuk ditetapkan" tukas Mantan Menteri Perhubungan.

Saat itu, menurut EE Mangindaan, SBY meminta dua komitmen kepada peserta kongres. Pertama, apakah benar peserta mendukung penuh SBY menjabat ketua umum. Kemudian, peserta kongres menjawab setuju dan sifatnya musyawarah mufakat.

Selanjutnya, SBY juga meminta komitmen para kader atau peserta Kongres untuk bersama membangun Partai Demokrat, setidaknya lima tahun mendatang. Peserta juga setuju secara bulat akan berjuang bersama.

"Semuanya sanggup. Dengan demikian kami ketuk palu. Ketua Umum terpilih adalah Susilo Bambang Yudhoyono," tegas dia.

Terkait susunan kepengurusan, peserta kongres memberikan mandat sepenuhnya kepada SBY untuk menentukan tim formatur, dan kelak menyusun sepenuhnya jajaran untuk didaftarkan kepada Kementerian Hukum dan HAM.

EE Mangindaan mengakui, dalam tata tertib kongres, pemilihan dan penetapan ketua umum dilakukan setelah melewati sejumlah rangkaian sidang. Akan tetapi, berdasarkan kesepakatan peserta, akhirnya jadwal dimajukan.

Selain itu, peserta juga sudah menerima laporan pertanggungjawaban kepemimpinan SBY periode sebelumnya.


(ICH)