Dilarang Ahok Pegang Duit Saat Reses, Ini Reaksi DPRD

Intan fauzi    •    Rabu, 13 May 2015 09:36 WIB
dprd dki jakarta
Dilarang Ahok Pegang Duit Saat Reses, Ini Reaksi DPRD
Paripurna DPRD DKI. (Foto: Lukman)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota DPRD DKI dipastikan tidak akan menerima uang tunai dari Pemerintah DKI selama masa reses yang akan dilakukan satu minggu kedepan. Kebijakan itu dinilai sebagai bentuk ketidakpercayaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada legislatif dalam mengelola keuangan daerah.
 
"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, kami sendiri sedang membangun kepercayaa itu," kata anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Syarif, dalam Bincang Pagi Metro TV, Rabu (13/5/2015).
 
Menurut Syarif, larangan menggunakan uang tunai tidak menjadi kendala anggota dewan saat mendatangi konstituennya di daerah masing-masing.  “Intinya, bagaimana menyerap aspirasi masyarakat. Tidak masalah tak pegang uang tunai, Silakan diawasi, yang paling penting kita bertemu konstituen dapat hasilnya,” katanya.
 
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengeluarkan intruksi agar selama masa reses sepekan ini, anggota DPRD tidak memakai uang tunai dalam melaksanakan pertemuan dengan konstituennya di daerah pemilihan.
 
Dengan demikian, segala transaksi dilakukan melalui transfer. Transfer pun langsung ke pihak terkait. Kalaupun harus dilakukan secara tunai, jumlah transaksi tidak boleh lebih dari Rp 25 juta. “Kalau butuh roti, pesan saja. Nanti kami yang bayar transfer langsung ke rekening tukang rotinya,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budi Hartono, Selasa 13 Mei.


(FZN)

Panitera Jual BAP Miryam Rp2 Juta

Panitera Jual BAP Miryam Rp2 Juta

21 minutes Ago

Anton mengaku menghubungi salah satu panitera, Siswanti, untuk meminta tolong mencarikan BAP mi…

BERITA LAINNYA