Polda Metro Jaya Sosialisaikan Peraturan Soal Barang Bajakan

Aedy azeza ulfi    •    Rabu, 13 May 2015 14:34 WIB
pembajakan
Polda Metro Jaya Sosialisaikan Peraturan Soal Barang Bajakan
Sosialisasi pearutan soal barang bajakan

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya beserta Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) dan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Dirjen HKI) melakukan kegiatan inspeksi mendadak sekaligus sosialisasi peraturan baru terkait barang bajakan di Mal Harco Mangga Dua, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2015).

Menurut Panit 2 Unit 2 Subdit I Dirkrimsus AKP Alrasyidin Fajri, kegiatan ini merupakan bentuk pengamanan terhadap produk bajakan.

"Ini (sosialisasi), sebagai upaya untuk meningkatkan perlindungan bagi konsumen Indonesia terhadap berbagai ancaman keamanan dan kerugian akibat penggunaan produk bajakan," kata Fajri di Mal Harco Mangga Dua, Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Pusat, Rabu siang.

Menurut Fajri, pemilihan Mal Harco Mangga Dua bukan karena ada dugaan barang bajakan. Tapi, karena merupakan pusat penjualan produk komputer terbesar di Asia Tenggara. Ia menambahkan, dalam Pasal 10 dan 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014, jika ditemukan pedagang yang menjual barang bajakan, tempat penyedia akan dikenakan sangsi juga.

"Apabila dia diketahui miliki barang bajakan, maka pemilik mal juga akan dikenakan sanksi. karena itu kita berkerja sama menjaga pasar Indonesia dari barang bajakan ini," tambah dia.

Sosialisasi digelar Rabu 13 Mei sekitar pukul 12.00 WIB. Pengelola Harco Mangga Dua, Dirkrimsus Polda beserta Dirjen HKI bersosialisasi dengan para penjual toko di Harco Mangga Dua menempelkan poster berisi peraturan baru tentang ancaman hukuman untuk penjual barang bajakan. Jika kedapatan berjualan akan terancam Pasal 113 UUD Hak Cipta dengan ancaman hukuman kurungan selama minimal satu tahun dan paling lama lima tahun.


(TII)