Menteri ESDM Akui Petral Lekat dengan Persepsi Negatif

Antara    •    Rabu, 13 May 2015 15:53 WIB
petral
Menteri ESDM Akui Petral Lekat dengan Persepsi Negatif
Menteri ESDM Sudirman Said (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyampaikan bahwa selama ini PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) sangat lekat dengan persepsi negatif.

"Reputasi Petral ini, apa boleh buat, lekat dengan persepsi negatif. Ada banyak praktik yang ditengarai tidak transparan. Penyelesaian dari reputasi ini harus dengan tindakan likuidasi," kata Sudirman, di Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Sudirman menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi salah satu alasan kuat untuk membubarkan PT Petral. Menurutnya, melalui pembubaran Petral maka akan memberikan ruang bagi Pertamina untuk memperbaiki tata kelolanya ke depan. 

"Ini disambut baik, karena memang sesuai dengan arahan presiden. Kita harus memutus masa lalu yang buruk, dan itu juga sejalan dengan rekomendasi tim reformasi tata kelola migas," jelas Sudirman.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen untuk memutus praktik buruk di masa lalu dalam pengadaan bahan bakar minyak (BBM) dan minyak mentah. Apalagi, Petral menjadi tempat para mafia migas untuk leluasa mencari keuntungan melalui impor BBM dengan mekanisme yang tidak sesuai prinsip keadilan.

Alasan lainnya, lanjut Sudirman, terkait dengan upaya efisiensi yang akan diperoleh Pertamina melalui pembubaran anak perusahaan yang beroperasi di Singapura tersebut. "Jelas di masa lalu ada penyimpangan. Jadi pemerintah berkepentingan untuk membuat pasokan mata rantai efisien dan masyarakat mendapat harga BBM yang wajar," pungkasnya.



(ABD)