Pemerintah Kaji Kepemilikan Asing di Properti Indonesia

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 13 May 2015 16:08 WIB
properti
Pemerintah Kaji Kepemilikan Asing di Properti Indonesia
Menkeu (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengaku akan mengkaji aturan kepemilikan asing untuk properti di Indonesia. Hanya saja, nantinya kepemilikan asing hanya diperbolehkan untuk apartemen saja bukan untuk rumah tapak.

"Sebenarnya tinggal aturan hukumnya. Yang pasti kalau asing dibolehkan hanya untuk apartemen saja dan apartemen juga ada harga minimumnya yang nanti akan kami kategorikan sebagai barang mewah," ujarnya, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2015).

Namun begitu, Bambang belum bisa memastikan kapan aturan tersebut bisa direalisasikan. "Kapannya akan kami kaji dulu, karena sekarang (pemerintah) fokus dulu pada program satu juta rumah," sambung dia.

Bambang menambahkan, wacana ini bisa dikatakan baik untuk mendukung sektor properti sehingga nantinya pemerintah akan membahas soal kepemilikan asing tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Real Estate Indonesia (RRI) Eddy Hussi mengatakan, apabila aturan ini benar-benar diterapkan diharapkan akan mampu dijadikan sebagai tambahan pendapatan negara dari sektor properti.

"Kepemilikan asing ini juga tidak akan diganggu dengan kepemilikan rumah, makanya kita fokus pada apartemen. Kami harap hal ini juga bisa dijalankan supaya tumbuhkan ekonomi, meski saat ini belum banyak peminat," pungkasnya.



(ABD)