APBD Rawan Penyelewengan, Disdik DKI Dukung e-Budgeting

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 13 May 2015 16:14 WIB
ebudgeting dki
APBD Rawan Penyelewengan, Disdik DKI Dukung <i>e-Budgeting</i>
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman. (Foto: MTVN/LB Ciputri Hutabarat)

Metrotvnews.com, Jakarta:  Perencanaan anggaran dengan sistem elektronik yang diinstruksikan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama disambut baik oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Arie Budhiman. Kebijakan ini dianggap perubahan positif dalam sistem penganggaran Ibu Kota.
 
"Jelas lebih mudah dan memberikan kepastian dalam penganggaran. Transparan dan akuntabel kepada publik," kata Arie Budhiman saat diwawancarai Metrotvnews.com di Gedung Dinas Pendidikan DKI di Jalan Gatot Subroto, Rabu (13/5/2015)
 
Sistem ini, menjadi alat pembuktian konsistensi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mengimplementasikan perencanaan anggaran. Dengan e-budgeting tak akan ada yang bisa intervensi anggaran selain SKPD terkait.
 
"Dengan e-budgeting kita bisa lihat SKPD mana yang konsisten sama perencanaanya. Publik bisa mengikuti rentetan prosesnya (penganggaran). Kan bisa dilihat, mana anggaran yang muncul tiba-tiba mana yang sesuai perencanaan," ungkap Arie.
 
Terkait keiikutsertaan Dinas Pendidikan dalam e-budgeting, Arie mengaku sudah merampungkan kewajibannya. Pihaknya telah memasukan data penganggaran sejak 5 Mei.
 
"Sudah semua kita input, termasuk Dokumen Penggunaan Angaran (DPA). Berbeda dengan pelelangan, kalau pelelangan barang dan jasa masih akhir Mei batasnya," jelas Arie.
(FZN)