PTPN XI Gelontorkan Rp65 Miliar Upgrade Mesin Jadi Pembangkit Listrik

Husen Miftahudin    •    Rabu, 13 May 2015 18:32 WIB
gula
PTPN XI Gelontorkan Rp65 Miliar <i>Upgrade</i> Mesin Jadi Pembangkit Listrik
Kegiatan giling pabrik gula. ANTARA FOTO/Eric Ireng

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI berencana akan mengintegrasikan mesin pabrik gula mereka untuk membangun ethanol dan menghasilkan pembangkit listrik. Hal ini agar rasio keefektivitasan investasi atau return on investment (ROI) tinggi dan balik modal atau break even point (BEP) yang cepat.

Direktur SDM dan Umum PTPN XI Mohammad Cholidi mengungkapkan, biaya untuk memperbarui mesin milik PTPN XI ini disokong dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp65 miliar. Dengan begitu, nantinya diharapkan dua pabrik gula milik PTPN XI yang ada di Jatiroto - Wonogiri dan Asembagus - Jawa Timur menjadi lebih kompetitif.

"Kita ke depan melihat integrasi. Kami rencana bangun ethanol dan generator listrik. Bikin model tidak kalah sama luar negeri. Pabrik ini agar kompetitif di dua tempat pabrik gula, yakni Jatiroto dan Asembagus," ungkap Cholidi ditemui di Menara Kadin Indonesia, Jalan HR Rasuna Said Kav 2-3, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2015).

Dia menambahkan, pihaknya saat ini sedang menunggu Peraturan Presiden (Perpres) terkait PNM pembaharuan mesin ini keluar. Setelah itu, direncanakan pihaknya akan memulai tender pembaharuan mesin pada akhir bulan ini.

Pabrik gula Jatiroto sendiri memiliki dukungan Hak Guna Usaha (HGU) sebesar 4.500 hektar (ha), begitu pun pada pabrik gula Asembagus yang memiliki kapasitas yang cukup mumpuni.

"Efisiensi bakal meningkat. Kapasitas Jatiroto dari 7 ribu TCD (ton tebu per hari) menjadi 10 ribu TCD. Sedangkan Asembagus dari 3 ribu TCD menjadi 6 ribu TCD," papar Cholidi.

Dia memperkirakan, jika pembaharuan mesin terwujud melalui mesin pengolah sari tebu menjadi ethanol (boiler), maka akan menghasilkan listrik sebesar 20 Mega Watt (MW). Penggantian boiler ini diperkirakan akan memakan waktu selama 1,5 tahun.

"Jika sudah ada, boiler ini akan meenghasilkan 20 MW. Ethanol ini jangka panjang, kita siapkan untuk jaminan dari Pertamina. Setelah ini, Pertamina wajib beli. Produksi PTPN XI saat tahun ini sendiri mencapai 470 ribu ton," pungkas Cholidi.


(WID)

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

KPK Hadirkan Tiga Ahli di Praperadilan Novanto

19 minutes Ago

KPK akan menghadirkan tiga ahli dalam lanjutan sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan …

BERITA LAINNYA