Industri Otomotif

KTB Dukung Penuh Indonesia eXtreme Series 2015

Ekawan Raharja    •    Rabu, 13 May 2015 18:48 WIB
mitsubishi
KTB Dukung Penuh Indonesia eXtreme Series 2015
Mitsubishi Indonesia dukung kejuaraan nasional eXtreme Offroad Racing. KTB

Metrotvnews.com, Jakarta: Mitsubishi, khususnya Pajero Sport, merupakan kendaraan yang di desain mampu melewati berbagai rintangan berat. Untuk memberikan bukti performa mobil SUV tersebut, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memberikan dukungan di Indonesia eXtreme Series 2015.

Tidak tanggung-tanggung, PT KTB akan lengsung mendukung dua jenis kegiatan sekaligus. Kegiatan yang didukung adalah Kejurnas Speed Offroad Indonesia Xtreme Offroad Racing (IXOR) dan Indonesia Xtreme Offroad Adventure 4X4 Individual.

IXOR adalah olah raga balap mobil yang menggunakan off road track yang menonjolkan kecepatan dengan rute yang lebih panjang dan luas. Sedangkan Indonesia Xtreme Offroad Adventure 4X4 Individual merupakan balap mobil adventure yang menggunakan lintasan off-road yang lebih ekstrim.

Salah satu pembalap yang di support oleh PT KTB adalah Rifat Sungkar yang berlaga di ajang IXOR 2015. Rifat Sungkar, berhasil meraih posisi ketiga kelas overall di ajang (IXOR) 2015.

Rifat mengaku dalam ajang ini, ia juga membuktikan ketangguhan Mitsubishi Pajero Sport yang sesungguhnya. Kemampuan Pajero Sport yang handal membuat dia dapat melibas rintangan yang ada dengan baik.

“Chassis dan suspensi Pajero Sport luar biasa. Meskipun melewati jalanan offroad dengan kecepatan tinggi dan disertai lintasan berupa jumping dan sliding, kami tidak menemukan masalah pada kaki-kaki dan gardan,” jelas Rifat.

Nama Rifat Sungkar sendiri sudah tidak asing di dunia balap Indonesia. Di tahun 2013, Rifat mampu menjadi National Winner dan di tahun 2014  juara 2 nasional untuk ajang offroad.


(UDA)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA